Unpredictable Marriage!! (part.1 of 3)
1. Author: FallKey
2. Judul: Unpredictable Marriage!! (part.1 of 3)
3. Kategori: NC 17, Yadong, Chapter
4. Cast:
- Eli Ukiss aka ELISON KIM (KIM KYOUNG JAE)
- girls or YOU aka Song Hee Jin
Ehm~ Ehm~~
*masih tetep nervous ditengah yadong lovers*
kwkwkww
well, ini adalah ff NC saya yang kedua setelah engage series, huee~ dan saya gak nyangka kalo unpredictable engage banyak reader yang excited dan minta dibikin sequel, dan akhirnya saya bikin ini khusus buat chingudeul yang udah rela2in RCL-in FF saya itu, huaaa kamsahaeyeooo readerdeul!!! *cipok eli*
(wajib baca unpredictable engage buat yang belum baca, karena nanti takut gak nyambung kalo langsung baca yang ini, hehe)
oia, kalo jelek atau gak~ ehm~ HOT mian yah, soalnya bikinnya saat otak nya ngadat gitu~
kwkwkw
last, ff ini juga saya publish di fb page saya juga, jadi nanti kalo nemu yang sama berarti itu FB saya, hehehe
HAPPY reading!!!!
————————————————–
“goo ahjussi, haruskah aku datang kemari?” nona muda nan kaya raya itu memandang kosong ke sudut yang tidak pernah benar-benar ia perhatikan, berbicara gamang dengan suara yang mengambang.
“nee? Maaf nona?” jawab goo ahjussi yang nona muda itu maksud, pria tua berumur sekitar 40-50tahun, yeah dan pria itu tidak mendengar dengan baik apa yang majikannya bicarakan.
“aku tidak ingin datang kemari, aku ingin pulang~”
“nona~” goo ahjusi sedikit mengerutkan keningnya saat mendengar suara song Heejin, gadis muda pewaris tunggal keluarga song yang menjadi sebatang kara setelah kakeknya, keluarga satu-satunya meninggal. “tapi, biasanya mendiang tuan besar tidak pernah melewatkan acara ini. Akan sangat tidak baik jika anda sebagai cucunya tidak datang…”
“benarkah???” lagi-lagi suara heejin mengambang, fikirannya melayang-layang tentang apa yang akan dilakukannya selama tiga hari kedepan diatas pesiar itu, kapal persiar besar yang tidak pernah ia inginkan untuk ia tumpangi.
“hee Jin, Song Heejin?”
HeeJin POV
Aneh!! Fikiranku sangat kompak sekali dengan suasana hati saat ini, keduanya berkomplot untuk melawanku, melawan song HeeJin yang biasanya confident dengan setiap langkah yang ia tuju. see, bahkan kini mereka berani menolak langkahku untuk ikut berlayar diatas pesiar besar ini, pesiar besar yang hanya akan membuatku teringat bahkan bertemu pria itu. Gosh! Bantu aku, buatkan aku satu alasan kuat kenapa aku harus turun dari pesiar ini.
“hee Jin, Song HeeJin?”
Dengan begitu saja lamunanku rusak saat suara renta seorang kakek menyebutkan namaku dengan sedikit ragu, dan saat berbalik langsung saja kulihat pria tua tersenyum dengan lega dan senangnya, senyum pria tua yang menemani tiap sudut kehidupan mendiang kakekku, mr.morrison, sahabat karib kakek sekaligus kakek dari pria yang tidak ingin kubicarakan, bahkan untuk menyebut namanya pun aku enggan. Gah!
Well, mau tidak mau aku harus tersenyum padanya. (walaupun hatiku tidak menghendaki senyuman itu!!)
“yes, this is me, song Heejin, how you doin mr.morrison?” jawabku sesopan mungkin padanya dengan bahasa inggris, walaupun aku tahu mr.morrison ini bisa berbahasa korea dengan sangat baik.
“aigoya, heejin~ah, bogoshippo!” ujarnya dengan aksen korea yang sangat natural. Lalu memelukku dengan gaya khas kakek-kakek tua memeluk cucunya. “aku baik-baik saja, kau? Kau juga baik-baik saja bukan…”
“nee, mr.morrison, aku baik-baik saja…”
“hey, kenapa terasa asing begini, kenapa kau memanggilku begitu, biasanya kau memanggilku kakek!” protesnya.
Oh~ demi tuhan, aku benar-benar tidak ingin bertemu dengan satupun dari mereka baik itu mr.morrison ataupun cucunya, the bastard (bajingan) one!!
Sungguh Aku sedang tidak ingin beramah tamah dengan siapapun, aku tidak ingin tersenyum dengan kaku seperti ini, aku tidak ingin….
“ahh~ igeo, Eli datang…”
Dan benar saja, nama yang tidak ingin kudengar itu keluar dengan rasa tanpa bersalah dari kakek tua ini, sial!!!
Apa katanya? Si bastard itu datang? Dia datang? Oh tentu dia datang, bodoh kau heejin, mana mungkin dia tidak datang sementara kau sendiri datang ke kapal pesiar ini untuk merayakan ulang tahun kakek dari si bastard itu. Damnit! Padahal aku sudah memohon pada tuhan agar pria itu tidak ikut dalam acara ini walaupun mustahil.
Dan ya, sekarang tidak hanya hati dan fikiranku yang bersekongkol tapi mata dan kepalaku ini pun ikut bersekongkol juga, mereka dengan sangat tidak sopannya melawan ku untuk melihat ke sudut yang seharusnya tidak kulihat, sudut terlarang itu, ya sudut terlarang tempat si bastard yang seharusnya tidak boleh kulihat, si bastard yang baru saja turun dari motor besarnya yang berwarna merah, ia mengenakan jacket kulit hitam tidak berlengan, dengan piercing khasnya juga topi dan handban berwarna gelap yang melekat erat pada tubuhnya, dan yeah~ itu berhasil membuatnya terlihat badboy, hajiman kurasa dia memang badboy, hmn!! (eli’s style :: ShutUp MV, bayangin aja sendiri ya, hehe)
Ya tuhan, kenapa dia terlihat begitu TAM.. ehm~ PAN…….
OK OK, stop song Heejin, STOP!
Berhenti menatapi si bastard itu atau kau akan semakin mudah untuk jatuh kesetiap kebohongan yang ia ciptakan!
“aish!! Anak ini….” sialnya gumamman mr.morrison itu berhasil membuat kepala dan mataku ini kembali menatap ‘dia’ yang dibawah, OH! Kenapa aku harus melihat semua itu, melihatnya dikerumuni gadis-gadis bule yang semampai dengan rambut pirang dan bertubuh ala barbie itu? Dan kenapa eli malah meladeni mereka juga tersenyum dengan sebegitu~~~ ahhh~~ ayolah heejin, dia bukan siapa-siapa mu, kenapa kau harus marah-marah saat gadis-gadis itu mendapatkan senyumannya!
===O===
Jujur, aku masih saja kesal. Kesal melihat senyuman itu, senyuman yang tidak pernah ia berikan padaku, senyum yang baru saja kembali membuka setiap luka yang ia berikan padaku, elison kim, awas saja kau, akan kucincang nanti!!! Aishh~
Perlahan tapi pasti, kulihat badboy itu menaiki pesiar , dan entah kenapa dimataku setiap gerakan yang ia lakukan itu terkesan slow, seolah menggoda siapapun yang melihatnya, termasuk mata dan kepalaku yang masih setia bersekongkol. Arrgh!
“grandpa! Happy bornday!” langsung saja ia peluk kakeknya yang tercinta itu dan mengucapkan selamat.
Yeah, kalian benar, aku berdiri di pesiar ini, di sore yang sangat sejuk ini, dihari yang seharusnya aku bermalas-malasan dirumah ini adalah untuk merayakan ulang tahun mr.morrison, kakek dari pria bastard yang namanya sangat amat terlarang untuk keluar dari mulutku walaupun terkadang aku kelepasan menyebut namanya diluar kesadaranku, ah~
Dan disinilah aku selama tiga hari kedepan, berlayar bersama keluarga, dan semua kolega-kolega mereka.
“kau itu, tidak bisakah berpakaian selayaknya?” keluh mr.morrison, orang yang selama duapuluh tahun ini kupanggil dengan sebutan kakek, tapi entah kenapa hari ini aku begitu sulit untuk menyebutnya dengan panggilan itu, kalaupun ada yang harus disalahkan mengenai hal ini adalah dia, dia yang di bibir dan lengannya terdapat luka, dia yang bahkan melirikku pun tidak sejak ia datang dengan motornya, yeahh~ walaupun aku yakin kalau dia tahu ada aku disamping kakek nya ini. Aish~ Neon jeongmal!
“sorry… i do really….” aku yakin dia akan mengeluarkan segala pembelaannya , yeaaah tipikal pria pengecut.
“.. ’oraik, no problem. Then~ kenapa kau terluka begini?” tanya mr.morrison sambil menyentuh lengan cucunya yang terluka.
“hanya luka kecil, wajarlah.. aku kan laki-laki. Hehe” jawabnya enteng, seperti biasa, dengan gaya yang sangat eli dan sangaaaat american! Dan itu terlihat sangat menyebalkan dimataku.
“ah~ nee, arayeo, kalau begitu ayo kita minum teh bersama~~” mr.morrison melirikku dan tersenyum lalu mempersilahkanku untuk menggandeng tangannya, dan lagi-lagi aku tidak bisa menolaknya. “ah~ senang sekali bisa minum teh bersama cucu-cucu ku!!” gumamnya, sementara aku hanya diam.
===O===
Kalian tahu, kenapa aku begitu benci pada nya, pada namja yang tengah diobati lukanya itu?
Kebencian dan kemarahanku ini berawal dari dirinya sendiri, dia yang datang di kehidupanku dengan tiba-tiba dan mengaku sebagai jodohku, dia yang melamar , memasangkan cincin dan menciumku dengan sesukanya, juga dirinyalah yang menyusun pernikahan kami tanpa persetujuanku, ya~ dia melakukan semuanya, dia yang MERANGCANG semuanya!
Hingga seminggu sebelum pernikahan kami dia memberitahu goo ahjussi melalui telepon bahwa dia MEMBATALKAN pernikahan yang ia rancang dengan sempurna itu. See, how jerk he is!!!!
Masih aku ingat betapa khawatirnya goo ahjussi saat menyampaikan itu semua padaku, betapa tegang sekaligus kecewa ekspresi wajahnya malam itu. [flashback]
“agassi…”
“nee, ahjussi? Wae?”
“tuan eli menelpon…” dia memotong kalimatnya sendiri. “dia bilang…”
“ahjussi? Kenapa melamun? Memang dia bilang apa?”
“dia membatalkan pernikahan ….”
“aku tahu, sekarang kau bisa kembali bekerja ahjussi…” sela ku.
Kalian harus tahu bagaimana perasaan ku saat itu, mendengar pembatalan sepihak yang menyakitkan. Dan saat itu, song Heejin yang tegar dan kuat hanya boleh terluka hargadirinya, tapi tidak dengan mengeluarkan airmata, ya, kakek bilang song heejin tidak boleh menangis, kakekku bilang pewaris keluarga song tidak boleh lemah. He’s right. Song heejin tidak boleh menangis hanya karena masalah sepele begini, hanya karena Elison kim yang penuh lagak itu. [flashback off]
“heejin~ah, waeyeo? Kenapa melamun?” tanya mr.morrison.
“ah~ ania mr.morrison, aku hanya teringat kakek ku..” jawabku asal.
“ah~ nee, kau pasti sangat merindukannya juga sepertiku, hajiman waeyeo, kenapa kau tidak memanggilku kakek seperti biasanya?”
Gah, apa yang harus kukatakan padanya, tidak mungkin aku bilang bahwa aku benci setiap komponen keluarga pria bastard itu, termasuk dirinya (susah untukku memanggilnya kakek sementara dia adalah kakek si pria bas.. ehm maksudku eli) , termasuk semua keluarga yang ikut minum teh sore ini. Ya aku benci mereka, tapi~ Tidak mungkin kan aku mengatakannya!]
“a…ania, aku hanya merasa canggung disini..”
mwodaaaa song heejin, alasanmu bodoh sekali!!!
Well, sebaiknya aku mengganti topik menyebalkan ini, atau kalau bisa aku keluar dari perkumpulan klan elison kim! “ka…kakek, sepertinya aku harus pamit, aku harus beristirahat, geurom…” aku berdiri dan membungkuk. “saengil chukkahamnida, sampai jumpa nanti malam, kek…” yak, dan aku berhasil keluar. Ah~ thanks god!
“wait!! biarkan eli mengantarkanmu ke kamar…”
“ti.. tidak usah kek, aku tahu dimana kamarku…” elakku, aish~ bagaimana bisa aku harus berdua dengannya, andwe!
“aiish~ gwenchanayeo, eli ayo cepat antarkan gadismu kekamarnya…”
A~ apa dia bilang? Gadismu? Gadis eli? Andwe!!
“i know.. “ dengan tanpa gairah pria yang terlarang untuk kusebut namanya itu berdiri dari kursinya yang empuk, dia bahkan berjalan mendahuluiku tanpa pernah melirik apalagi melihatku, dia benar-benar mengacuhkanku! Sial~
Sepanjang jalan aku hanya diam, ya, berjalan dengan fokus, bahkan sesekali menunduk karena saking kesalnya.
Hingga akhirnya tidak sengaja kulihat seorang pelayan menubruk eli dan menumpahkan teh di jacket kulit yang kuperkirakan harganya lebih mahal dari gaji pelayan wanita itu. Seketika ekspresi eli berubah, dia yang semula acuh kini… “APA YANG KAU… LAKUKAN HAH!!!!!!!!”
Oh, no! Demi keseimbangan langit dan bumi, haruskah kau berteriak seperti itu elison kim???
Wajahnya yang putih dan bersih berubah merah dengan mata sipitnya yang melebar, kukira dia sangat marah hingga dia benar-benar menarik kerah pelayan itu dengan kasar, jadi seperti ini kah elison kim yang sebenarnya? Berlaku sesukanya, pemarah dan kasar?
“LIHAT, APA YANG TELAH KAU LAKUKAN!!!!!!!!!” dia semakin berteriak dan erat mencengkram kerah kemeja si pelayan.
“sial, apa yang kau lakukan elison kim!!!!” cegahku saat ia akan memukul wajah pelayan itu.
“JANGAN IKUT CAMPUR!!!!!”
“sekarang kau bahkan berteriak padaku?” seru ku yang masih kaget dengan teriakannya. Jujur, baru kali ini ada yang berani meneriaki ku seperti itu. Dan aku benci diteriaki!
===O===
AUTHOR POV
Heejin berjalan gontai memasuki ruang pesta, ia sadar benar bahwa ia sudah datang dengan sangat terlambat ke pesta ulangtahun mr.morrison, sahabat baik mendiang kakeknya.
Baru saja ia duduk dan meminum sedikit wine seseorang menarik tangannya dan menyeretnya keluar ruang pesta, saat ia sadar siapa yang telah tidak sopan itu wajahnya berubah masam, senyum yang sebelumnya ia edarkan untuk beberapa undangan yang ia kenal hilang sudah.
“lepaskan aku!!!” sekuat tenaga heejin menarik tangannya.
“kenapa kau harus marah padaku?” ujar eli
“apa? Kenapa aku harus marah?” kening heejin berkerut, dia benar-benar tidak habis fikir dengan kalimat eli.
“iya, kenapa kau marah padaku?”
OH GOSH.. masih sempat dia berbicara begitu? Masih bisa-bisa nya dia bertanya kenapa aku marah padanya? C’mmon elison kim, kau buang kemana otakmu? -heejin membatin-
“percuma, lupakan saja!!” keluh heejin malas dan berlalu meninggalkan eli.
“heejin!!!” seru eli sambil menarik tangan heejin. Menahannya.
“eli… heejin-ssi, ayo silahkan masuk, acara inti sudah mau dimulai…” ujar seseorang yang tidak dikenal heejin, orang dari keluarga kim, mungkin?
Heejin kembali masuk dan duduk ditempat semula sambil memperhatikan mr.morrison yang dengan bahagianya memotong kue ulangtahun. Hingga beberapa saat setelahnya ia menyampaikan sesuatu.
“heejin….” sebut mr.morrison, membuat si pemilik suara hampir menyemburkan wine yang ada di mulutnya. “harapan terbesar dan permohonan di ulangtahunku kali ini adalah kebahagiaanmu, nak….” ujarnya sambil tersenyum dan menatap heejin dari balik kacamatanya.
===O===
“tengah malam begini gym sendirian?”
Song heejin, gadis itu tengah melamun saat seseorang berbicara padanya. Usai pesta yang melelahkan ia pergi seorang diri ke tempat gym yang tersedia di pesiar (ini ngarang aja lho, author gak pernah naik kapal pesiar, ahaha), tubuhnya penuh keringat, bahkan rambutnya basah, nafasnya menderu keras, dia benar-benar memaksakan tubuhnya untuk berolahraga tengah malam ini.
“HEY?” orang itu menepuk punggung heejin, membuat heejin terperanjat kaget.
“eli????”
“ya, ini aku eli! Hey~ kau melamun?”
“michyeo, kenapa aku harus bertemu denganmu disini!!!”
Tak butuh waktu banyak heejin langsung berpaling dan meninggalkan eli yang masih keheranan.
Heejin berjalan cepat memasuki ladies room yang kosong itu untuk membersihkan tubuh dan segera pergi jauh-jauh dari eli. ia melepaskan seluruh pakaian yang ia kenakan lalu langsung saja menyalakan shower untuk membasahi tubuhnya yang polos.
“kenapa setiap tempat harus ada dia, gah!!” heejin menghembuskan nafasnya dengan keras, ia kesal~ sangat kesal, saking kesalnya dia bahkan tidak perduli dengan keringatnya yang telah bercampur dengan air, ya, dia tidak perduli apa yang akan terjadi dengan kulit mulusnya yang tengah berkeringat itu jika terkena air.
GREB!
Seseorang memeluknya dari belakang, dan dengan cepat ia langsung sadar siapa orang kurangajar yang kini memeluk tubuh polosnya. ia menoleh, sekedar memastikan. Benar saja, si bastard itu yang memeluknya, neon jeongmal!!
“bogoshipo…” ditengah gemericik air yang jatuh dari shower heejin masih bisa mendengar dengan jelas bisikan itu, karena eli membisikannya tepat ditelinga heejin, sangat dekat. “bogoshippeoso~~” setelah kata kedua itu eli mengeratkan pelukannya, merengkuh tubuh gadisnya sekuat rasa rindu yang ia rasakan terhadapnya.
“hentikan eli…. Hentikan!!!” seru heejin, sedikit gemetar.
“waeyeo? Kenapa jadi begini?” eli melepaskan pelukannya dan memutar tubuh heejin agar menghadapnya. Perlahan-lahan, sedikit demi sedikit eli mendekatkan wajahnya ke wajah heejin.
“ini public room, eli, hentikan!!”
“wae? Toh Tidak ada siapa-siapa disini….”
Setelah kalimatnya selesai eli mulai tidak sabar dan langsung melumat bibir heejin, ciuman mereka yang basah karena air shower masih saja mengalir membuat gerakan eli lebih mudah lagi, ciuman yang licin tapi lembut, mengisyaratkan kerinduan eli, dan jauh dari dalam hati heejin dia menginginkan ciuman itu, yeah~ sure, dia menginginkannya, tapi kenapa akal sehatnya terus menolak?
“ah~~ “ desah heejin saat tangan eli menjamah bokongnya yang licin, sementara tangan kanan eli berkutat dengan payudara heejin.
”see, aku bahkan bermimpi ‘melakukannya’ di public room seperti ini bersamamu~~”
Dan entah setan apa yang merasuki heejin hingga heejin mampu menggerakkan tangannya yang lemas untuk menampar pipi eli, pipi pria yang ia anggap bastard, the most!
“you’re nuts!!!” seru heejin dan berlalu begitu saja, meninggalkan eli yang shock dengan apa yang ia rasakan dipipinya, apa? Heejin? Song Heejin menamparnya? Is she nuts? Gah~
-To Be Continued-
Posted on June 12, 2011, in Chapter, Yadong NC 17 and tagged Chapter, Eli, NC 17, U KISS, Yadong. Bookmark the permalink. 60 Comments.






KYAAAAAAA~
lanjutannya buruan thooor~
author daebak!!!
Wohh Daebak ..
Lnjutan’y jngan lama2 ..
Eli kau bgitu …
wah seru bgt thor,sumpah eli ga sopan bgt,hahaha
jahat bgt sh ngebatalin pernikahannya,lanjutannya sangat ditunggu
pngen cubit eli….tega bner jd org…
asal nyosor aja….d tunggu lanjutannya author
mau”.. lanjutinnya buruan >_______________< hheeheheheh seru….
Suami ke 4 aku…. Knapa kamu begitu???
Authoooooooor, aku mau protes. Kenapa eli jadi badboy s’badboy badboynya huh? Dan kenapa kamu manggil dia bastard or something like that?!
Lanjut thor, cepet cepet. XD
jadi suka sama eli nya lama” wkwkkwkw romantis misterius kdg” jahat..
nybelin tp seru
thor lanjut ……
Wah..daebak! Seru crtanya, pzt da yg dsmbunyikan Eli smpe btalin prnikahannya. Iya kan thor?? Bkin pnasaran ih, jgn2 lama2 ya chingu.
Pnsrannnnn
ad ap in sbenrny?
Eli btalin prnikahan..
bnyak yang kepotong yah….jdi agak aneh…
tpi seruuuuuuuuuuu…
eli.y haduhh….kurjar bangettts…
hot chingu……lanjutanny di tunggu yah…
lanjut lanjut lanjuuuuut!!! Assssh suka sukaaaa hahaha eli eli bener bener serampangan bgt deh hihi ditunggu kelanjutan nya thor…daebak!
omo~ seru nih lanjut dah…
Ini sekuel nya yg dulu ya thor? Kok tiba2 batal nikah sih mereka? Part 2 nya ditunggu
Sippo thor aku suka yg inii greget.greget gmanaa gtu. Next partnya ngebut yo thor ^^
Hahaha aku suka Eli disini yoyoyo asek dia jadi badboy xoxoxoxo
yoaai author dilanjut cepet ya gak saabaaar
Eahh si bang eli badboy bener
Lanjutt min! Kyanya bakal seru niy , hhehe
Btw, itu si heejin klo kringetan jgn lngsung kena air kulitnya.. Ntar panuan lohh.. Kkk
lanjuuuuut
kaget tau-tau pernikahannya batal ><
babg eli jdi badboy…keren hoho ^^d
Ini kok TBC? Lanjut woooy! Lanjut!!! #kagaknyante
Si Heejin nolak aja sih~ -__- #otakyadong
Author nyebut-nyebut MV Shut Up saya jadi keinget MVnya beneran! Yang ceweknya itu tuh! *nunjuk bagian itu* -__-
Lanjut thor~ CEPETAN!!! u.u
Eh, nanggung (?)
lanjuuuut thooor segera >,< !!
*penasaran to the max*
Oh waw, mereka lagi di kapal pesiar,..
Seru deh kayanya..
Eli knp batalin pernikahannya y?
Ok, ku tggu next part y
Kyaaaa, lanjutan nya jangan lama” chingu.
Knapa pernikahan mreka batal?
Next part jgn lma2 thor.
Pnasarn ma s’Eli ma Heejin slnjtx.
Udah lma d’tnggu coalx.
eli masi seenak y aja, datang ngak d jemput pergi ngak d suruh he he he
penasaran ma alasan eli ngebatalin pernikahan y. . . .
pas pertama baca aku agak agak bingung untung ada flashback itu.
Eli ttp seenak jidat lg kelakuannya Hehehehehehe
Okaaaay ditunggu yaa selanjutnyaaa
Okay, saya bingung mau komen apa
Tapi 1 yg pasti, BURUAN PUBLISH PART SELANJUTNYA *ganyante
Omo.
Like tha!
ah nanggung banget thor, penasaran ko si american bejat banget -____- pasti ada kejutan di balik ini semua #terbaaaaaang . cepet publish lanjutannya ya *kecup author*
admin…
kereeen><
wah seru bgt thor
kok tiba2 batalin pernikahan soh thor?? knpa?
ditunggu secepatnya deh part selanjutnya
Aigoo~
Eli kenapa deh ~?
Kakak author~ cepet publish lanjutannya ya =)
Keep write ~^^
ihhh seru hahaha. Lanjutkan thor, jgn lama lama hehehe
Eli ~~~
tega kamu selingkuh dari akuuu T.T
itu sifat si ilay bgt , cuek bebek gitu .
LANJUT THOOOOOORRR #ganyante
#plak
waaahhh …. daebak
si heejin ne malu2 kucing
hahahahah …. eli juga agak keterlaluan sih ….
Ahhhh… Gantung bgd..
ayo lnjutan ny buruan d buat thor..
Daebak bgd author ny.. >< Very gOod FF.. ^^
kyaaaaaaaa, pendek amat?? part 2 part donk?? hehe XD tipe tipe bad boy kaya eli itu emang biasanya bikin gregetan. hahaha lanjutannya jangan lama lama ya author. XD
lagi seru tbc huwe…. lanjut thor!!! secepatnya..
Lanjut jangan lama”
Waaa! Penasaran.. ><
Eli nakal ye maen nyosor aja hahaha
lanjutan nya yang cepet ya chingu ..
*maksa XD
thor sumpah ya lemes bacanya
feelnya dapet banget
aaaaaaaaa
LANJUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUT
Waaaaaaah suka thor sukaa!!!kereeen!!alurnya,ceritanya,penceritaannya dr sudut pandangnya,pilihan kata2nya baguuuus *sy mengesampingkan nc nya dulu ya thor hehe mian* keren bgt ff nya,kl ga dijadiin nc sptnya jd bagus,DAEBAK!!!
Heuh~ knp d batalin?! Huuuuuuuuuuuuuu *lempar panci*
Galak bgt sih elih! Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii~ atut!
Hohohoooho~ emank enak d gaplok! WAKWAW.. wkwkwkwkwk~
sumpah gmn rasa.a tuh tba* dtg mau lamar mau nikah , n tiba* d batalkan
eli oppa you so bastard ! wkwwwk piece ! ^^v
omg eli! berani sekali kau masuk ke ladies room~
saya telat sangat baru baca ini ff sekarang padahal udah ada part selanjutnya:( *buruburu baca yg lain*
saya belom komen yang sbelumnya.. *digampar author
tapi saya udah baca.. nanti ya thor *ga penting
makin keren !! si eli pasti ganteng banget tuh *ga penting
deg2an. . Haha
daebak!
*brb lompat k part slnjt x*
wuaaa ada apa ini? apa yg terjadi?? o.O
terbang ke part2…
Suka bnget ama karakternya eli di sini…!!
Tapi rada-rada aneh bca namanya eli, krn tuch nmanya spupuku, cman spupuku tuch lengkpnya eli rakhmad.. #plak/nggk da yg nanya#..
Penasaran dech..
=lnsg meluncur k’part 2=
aigooo *tutup mata*
btw thor lanjutannya di mana yaaa
kkkkkkk~ *nutup mata tapi mau baca lagi* XD
haha
*lanjut ke part2
bagus thor, gregetan ama Eli, tp mkin cinta XD
Heejin marah kenapa ya?
daebak!!!! aura benci tp cinta nya terasa bgt…..knp eli ngebtalin pernikahannya?
sebel banget sama yang namanya ELI. masa seminggu sebelum nikah dia batalin pernikahannya. terus sekarang tiba2 datang bilang kangen. pake acara cium2 segal lagi. hadeuh hadeuh . . . dari pada esmoni baca next part aja deh
Ommoo… Konflik yang melibatkan hati… Ckckck
lanjut ya thor ! ^^
Keren thor,lanjut.
Kenapa ga jadi nikah ya?
Kyaaaa~
author lope lope ama ceritanya wk=))
uwooo ini lanjutannyaa,serrrruuuu
masih bingung ngebayangin wajah eli…….
yang kebayang wajahnya Alexander mulu………………….
Stlh ngubek” library knc akhrnya nemu yg bgus.kekek
Good FF~ ak suka feel dr ff ni.dapet.trus brkrya thor.
Qt sma” author #abaikan :3
Pingback: Top Posts — WordPress.com