Our Desire (Deep Desire Sequel)
1. Author : park nara
2. Judul : Our Desire (Deep Desire Sequel)
3. Kategori: NC 21, Yadong,Oneshoot
4. Cast:
- Park nara
- Lee joon (MBLAQ)
Annyeong yorobun~ park nara balik lagi dengan membawa sequel dari deep desire! Hohohoho
Masih pada inget kan sama cerita deep desire? kalo yang lupa ato belum baca bisa liat di http://koreannc.wordpress.com/2011/12/04/deep-desire/
Mian yah kalo part ini kurang bagus,tapi semoga aja pada suka
Haapy reading all~ ^^
——————————————————————————————–
Nara pov
Sudah sebulan sejak oppa melamarku dalam keadaan bugil (?). dan sekarang oppa kembali sibuk dengan pekerjaannya. Aku memandangi cincin berbatu ruby di tangannku. Ini cincin tunanganku dengan oppa!
Aku terduduk malas di sofa ruangan tv ku. Menonton acara tv yang tidak jelas karena kuganti ganti terus. Aku melihat ke arah jam “jam 3 sore..” gumamku. “jadi sebenaranya pernikahannya itu kapan sih? Tahun depan?” gerutuku kesal sambil melihat wallpaper ponselku. Foto joon oppa.
Aku melempar ponselku ke sofa lalu aku beranjak ke kamar mandi,karena seharian ini aku belum mandi.aku embuka semua pakaianku lalu berjalan ke arah kaca. “omo! Wajah apa inii??” pekiku. Ada kantung mata hitam di bawah mataku seperti panda,kulitku kusam,rambutku coklatku berantakan tak terurus.
Aku mengurungkan niatku untuk mandi,aku segera berlari kecil ke kamar dan memakai pakaianku lagi. “lebih baik aku ke tempat perawatan tubuh di seoul saja,pasti gara gara sudah 2 minggu aku tidak tidur(?) karena mengurus skripsi” gumamku. Aku mengikat ambutku asal dan mengambil kunci mobilku.
Aku melajukan mobil kecilku dengan kecepatan sedang. Jujur aku penat sekali setelah 2 minggu terus terusan berada di rumah mengurus skripsiku,dan akhirnya sekarang bisa keluar rumah lagi.
—seoul hairdaily and spa *ngarang*—
“annyeong haseo” sapa pegawai disitu. Aku membungkukan badanku sedikit “annyeong..” jawabku.
Pelayan itu menawarkanku dengan berbagai paket perawatan. Aku ambil saja yang all in one (?) ada perawatan tubuh,rambut dan wajah. Ini menggiurkan.
Salah satu pegawai disitu mengantarkanku ke kamar tempat perawatan. Begitu aku masuk wangi lilin aroma therapy memanjakan hidngku. “hmm..ini nyaman” kataku sambil mengganti bajuku dengan kemben. Perawatan dimulai aku begitu menikmati perawatan ini,semua beban di tubuhku hilang. “Ini bayaran atas kerja keras untuk skripsiku selama 2 minggu..”gumamku.
–skip,skip,skip-à
“haaah..jinjjaaa~ ini menyenangkan” kataku sambil meregangkan badan. Aku mengambil cermin di tasku. Kulitku sudah halus kembali,kantung mataku hilang,dan rambutku kembali halus dan rapih. “nan neomu yeopona ne? Hihi” tanyaku sendiri sambil berkaca. Aku memasukan kembali cerminku ke dalam tas dan bergegas kembali ke mobil.
“woaa..seoul ramai sekali ya..” gumamku dari dalam mobil. Tentu saja ini hari sabtu,banyak pasangan yang berkencan di jalanan utama seoul ini. “huu..kapan aku bisa kencan dengan oppa seperti itu huh?” gerutuku.
Aku memutuskan untuk mengunjungi salah satu butik. “sudah lama tidak shopping..aku harus puas puaskan hari ini!” kataku semangat. Sambil berjalan santai memasuki butik.
Tak terasa sudah jam 11 malam,dan aku segera pulang. Aku melajukan mobilku dengan kecepatan sedikit kencang karena ingin buru buru tidur. “haah..akhirnya sampai..” gumamku sambil menaruh belanjaanku asal di sekat sofa. Aku segera ke kamarku,mencuci muka,mengganti bajuku dan tidur..
======
“park nara! irona ppali!!” seseorang mengguncang guncangkan tubuhku.
“ng..”gumamku tapi aku tidak mau membuka mata.
“irona ppalii !!!!” pekik orang itu sambil terus mengguncang guncang tubuhku.
“haisssh..wae??!! ini hari minggu dan aku mau tidur !!” gertaku. Aku bangkit dari tidurku.
“omo?” kataku kaget.
“mir-ssi,thunder-ssi? Wae..? kenapa kalian disini?” tanyaku sambil mengucek kucek mata. Takut aku ngelindur.
“kau harus ikut kami nuuna” ucap mir sambil mendekatiku. “ya! aku mau dibawa kemana?” aku bergidik ngeri melihat wajah mir dan thunder tersenyum licik.
“sudah kau tidak usah banyak tanya nuuna!” ucap thunder. Mir menariku dari tempat tidur hingga aku berdiri dan menahan tanganku dari belakang. “ya! kalian mau apa! Lepas!” aku berusaha melepaskan diri dari mereka.
“nuuna..kau tidak usah takut. Kami akan memperlakukanmu dengan lembut..” bisik mir di telingaku. membuat bulu kuduku berdiri. “ya! kita ini seumuran! Aku tidak terima di panggil nuna!” bentaku pada mir. Mir dan thunder hanya tertawa.
Thunder mendekatiku,dia memasangkan penutup mata padaku. “w..wae? kenapa mataku harus ditutup!” pekiku. Mir memasang borgol di kedua tanganku yang dia pegang dari belakang. “ya! kenapa aku di borgol? Lepas!” aku tidak bisa melihat apa apa,aku berusaha melepaskan borgol ini dengan meregangkan kedua tanganku. Tapi sayangnya tenagaku tidak terlalu kuat. Tiba tiba ada yang menggendongku dengan bride style,aku tidak tau dia mir atau thunder.
“jeball..lepaskan aku! Aku akan mengadukan ini pada joon oppa!” ancamku. “huh,bilang saja padanya..kami tidak takut” jawab thunder picik. Sekarang aku hanya bisa pasrah,aku takut di sakiti oleh mereka.
“oppa..tolong aku..” gumamku.
Mereka memasukan aku kedalam mobil. Lalu mobil itu mulai berjalan. “mir-ssi,thunder-ssi. Sebenarnya ini mau kemana?” tanyaku berusaha tidak terlihat takut. “ke tempat yang sangat indah nuuna” jawab mir enteng. “ya! kubilang jangan panggil aku nuuna! Bahkan aku lebih muda 2 bulan darimu!” bentaku.
Hening..tak ada yang berbicara hanya ada suara alunan musik klasik di mobil ini. “ya..thunder-ssi. Bisa tolong kau buka penutup mata ini? Ini membuat kepalaku pusing” ucapku lirih. “tidak akan ku buka sampai kita sampai nuuna” jawabnya. “aish..kubilang jangan panggil aku nuuna! Kau lebih tua dariku thunder-ssi!” pekiku kesal. aku benci sekali dipanggil nuuna oleh orang yang bahkan lebih tua daripadaku.
Mobil itu berhenti,aku rasa kami sudah sampai.
Cklek! Pintu mobil di sampingku terbuka. “ayo,turunlah..” ucap mir lembut. Aku mengeluarkan satu kakiku. Lalu mir membantuku keluar. Mir dan thunder membawaku ntah kemana,tapi yang pasti ruangan ini sepi sekali..aku jadi takut mereka akan melakukan hal yang aneh padaku.
“duduklah” ucap mir. Thunder membantuku duduk. Aku hanya diam,jantungku berdegup keras karena sangat takut. Thunder membukakan borgolku. “ah..gomawo..akhirnya kalian membukakakan borgol ini juga. Apa aku boleh membuka penutup mata ini?” tanyaku. Mir melepaskan penutup mataku. Begitu aku membuka mataku aku kaget wajah mir sudah beberapa senti di depanku.
“nuuna..mandilah..kami akan menunggumu disini” ucap mir pelan sambil menatapku tajam. Aku hanya mengangguk. Lalu thunder mengantarku ke kamar mandi. Aku melihat ke ruangan sekitar “ini di hotel?” gumamku pelan. “wae?” tanya thunder. “anhi..sudah kau keluar aku ingin mandi!” aku mendorong pelan tubuh thunder sehingga keluar dari kamar mandi. Aku segera mengunci pintunya.
“ya tuhan..apa mereka berdua mau memperkosaku? Semoga tidak!” gumamku lalu aku bergegas mandi dengan air hangat. Aku melihat ada pisau cukur di wastafel. “kalau mereka macam macam akan ku tusuk mereka” aku mengambil pisau itu lalu keluar kamar mandi dengan berbalut kimono handuk.
Aku berjalan ke arah ruangan tadi pelan,aku takut mereka benar benar akan memperkosaku!
Aku berjinjit pelan,tapi aku kaget ketika ada seorang gadis sekitar 25tahunan berada di situ. Mereka berjumlah 4 orang.
“silahkan duduk disini nyonya..” ucapnya ramah. “ne?” tanyaku heran. Aku berjalan mendekati mereka dengan bingung. “silahkan pakai ini dulu” ucap gadis kedua lalu menyodorkan pakaian dalam putih kepadaku. “G-string????” pekiku pelan. “ayo cepat dipakai nyonya..waktu kita tidak banyak” aku hanya terbengong bengong heran. Mereka mau memperkosaku samapai menyewa orang untuk meriasku?
“silahkan gaunnya nyonya..” ucap gadis ketiga. Aku semakin bingung untuk apa aku harus memakai gaun? Aku memakainya dan gadis itu membantuku memakaikannya. Gaun putih ini cantik sekali..dengan model kemben berhiaskan manik manik yang cantik. Dadaku terlihat padat,karena busa di bagian dadanya seperti model push up bra. Pantas mereka tidak menyodorkan aku bra.
Lalu belahan di punggungnya berbentuk huruf V yang cukup lebar dan panjangnya sampai pinggulku. Membuat kulit putih mulus di punggungku terekspos dan terlihat seksi. Lalu roknya,bagian depan hanya sepanjang 1 senti di atas lututku tapi bagian belankang menjuntai kebawah menyapu lantai. Sungguh,gaun ini cantik sekali!
“silahkan duduk disini nyonya..kami akan meriasmu” ucap gadis itu. Aku duduk di depan meja rias. Aku berkutat dengan pikiranku sendiri. “apa jangan jangan aku bukan mau di perkosa ya? oh! Mungkin aku akan dijadikan model untuk majalah? Tapi mereka tidak mau memberi tahuku. Berati aku akan jadi top model? Jinjaa??” pekiku senang. Sedangkan orang orang yang meriasku hanya tertawa pelan.
Gadis pertama menata rambutku,yang kedua me-make up wajahku,yang ketiga mengecat kuku jariku,dan yang ke empat memakaikan stoking berwarna kulit sepaha pada kakiku. “waa..ini nyaman..aku benar benar serasa artis! Hihi” gumamku pelan sambil cekikikan.
“kau sudah selesai?” ucap thunder. “mwo? Kenapa kau ganti dengan jas huh?” tanyaku heran. Thunder hanya tersenyum simpul. “apa dia sudah selesai?” tanya thunder pada periasku tadi. Para gadis itu mengangguk. “ayo ikut aku” ucap thunder lembut sambil menyodorkan tangannya.
Aku memegang tangannya lalu kami menelusuri lorong hotel itu. “hey,sebenarnya aku mau di bawa kemana? Mau pemotretan ya? apa aku akan jadi artis?” tanyaku. Thunder hanya tertawa mendengar pertanyaanku. “kau akan lihat nanti” jawabnya.
Aku dan thunder berdiri di depan pintu salah satu hall di hotel itu. Aku baru sadar ini salah satu hotel mewah di seoul. “kau siap?” tanyanya. “untuk?” tanyaku balik. Tiba tiba pintu hall yang besar dan megah itu terbuka perlahan. aku bingung karena ruangan itu gelap,sangat gelap.
Thunder masuk duluan lalu meninggalkan aku. “thunder-ssi? Kau mau kemana?” tanyaku pelan. tiba tiba appa keluar dari ruangan itu dengan menggunakan tuxedo yang rapih. “appa?? Wae?? Kenapa kau ada disini?” pekiku kaget. Appa hanya tersenyum lalu menyodorkan tangannya. Aku merangkul tangannya dan mengikutinya berjalan perlahan.
Lampu sorot mengikuti langkah kami. Aku semakin terheran heran sebenarnya apa yang terjadi disini??? Appa menghentikan langkahnya. Lalu berbalik menghadapku dan memberikan tanganku kepada seseorang yang sosoknya tak terlihat. Appa mundur lalu hilang tertelan gelap (?)
Orang itu memegang tanganku lembut menyusuri anak tangga. Anehnya lampu sorot tidak menyinariku lagi. Aku semakin bingung apa yang terjadi disini. Lalu langkahnya terhenti,dia menarik tanganku untuk berdiri menghadapnya. Lalu tiba tiba lampu di ruangan itu menyala.
“j..joon oppa??!!” pekikiu kaget. Joon oppa tersenyum,aku hanya melongo bingung apa yang sebenarnya terjadi. Oppa tampan sekali menggunakan tuxedo putih dan mawar merah menyelip di saku tuxedonya. “w..wae? apa yang sebenarnya terjadi?” tanyaku heran. Joon oppa memalingkan pandangannya menghadap depan.
Munculah seorang bapa bapa menggunakan jas hitam. Dia berdehem pelan,”ehm..lee joon-ssi. Apa kau bersedia menerima istrimu dalam keadaan senang dan susah,sedih dan bahagia,sakit dan sehat?” tanyanya. “nde..aku bersedia” jawab joon oopa mantap.
“dan kau park nara-ssi,apa kau bersedia menerima suamimu?” tanyanya. “suami? Apa sekarang aku sedang menikah? Ini tidak bohong kan??” batinku. “nde..aku bersedia..” jawabku lirih. Joon oppa menghadapkan badannya padaku. Dia memasangkan cincin di jari manisku. Begitupun aku.
Dia menarik tubuhku hingga merapat padanya dan mencium bibirku lembut. Sorak sorai dan tepuk tangan bergemuruh dari seluruh ruangan. Oppa melepaskan ciumannya padaku dan tersenyum.
–skip skip skip à
Author pov
“hyung,hati hati ya! selamat menikmati bulan madumu!” ucap mir senang. Nara dan joon mengangguk bersamaan,lalu mereka segera tancap gas ke villa milik keluarga joon di daerah busan.
“oppa,kau benar benar mengejutkanku. Aku kira kita akan menikah tahun depan!” gerutu nara. “mian,aku sengaja merahasiakannya darimu,hihi” ucap joon. “oppa,kenapa kita tidak ganti baju dulu. Ini sedikit gerah.” Tanya nara.
“aku ingin melihat pengantinku dengan jelas di rumah,jadi kau tidak boleh mengganti bajumu” ucap joon. nara hanya tertawa pelan.
Perjalanan yang memakan waktu sekitar satu jam itu akhirnya selesai. “woaa..yeoppona..” gumam nara memandangi villa yang bergaya minimalis di dekat pantai. “di belakangnya ada pantai pribadi milik kita honey..” joon merangkul nara lalu mengecup puncak kepala istrinya itu. Nara tersenyum lalu mereka bergegas memasuki rumah sambil membawa koper.
“dara onnie menyiapkan semua bajuku untuk bulan madu ini oppa.” Ucap nara sambil menaruh kopernya. “baguslah,dia mempunyai selera yang bagus” ucap joon. nara memandangi ruangan tengah yang luas dan nyaman itu. Joon memeluknya dari belakang.
“akhirnya kita menikah chagi..” ucap joon pelan. nara mengangguk pelan lalu memegang tangan joon yang melingkar di perutnya. “gaun ini bagus sekali untukmu chagi..kau suka kan?” joon memutar badan dan menghadap padanya. “ne oppa,kau yang memilihnya?” tanya nara,joon mengangguk.
Joon hanya menggunakan kemeja putih dan celananya. Sedangkan tuxedonya sudah ia lepas sedari tadi. “wooh..ternyata kain ini bisa di copot!” pekik nara senang. Dia melepas bagian roknya yang menjuntai sampai bawah. Dan sekarang dress itu hanya sepanjang lutut bagian depan maupun belakang. Joon tersenyum lalu memeluk kembali istrinya itu.
Joon menarik dagu nara lalu menciumnya dengan lembut. Nara melingkarkan tangannya pada leher joon. joon melumat bibir istrinya dengan lembut,lalu menggit gigit pelan bibir istrinya sambil mengelus punggung istrinya yang terbuka. “mmmh..” desah nara pelan saat jemari joon menggelitik punggungnya.
Joon memeperdalam ciumannya,mereka saling memainkan lidah dan bertukar cairan. Joon meremas bokong nara seduktif dia meremasnya dengan gemas. “aaah..oppa..mmm..” desah nara di tengah ciumannya.
Joon menurunkan kecupannya ke leher jenjang nara menciptakan bercak merah yang banyak di lehernya. Nara tidak tinggal diam,dia membuka satu persatu kancing kemeja putih joon. dan melepaskan gespernya tanpa membuka celananya.
“waw..kau nakal istriku..hm?” joon kembali mencium bibir nara dengan ganas. Ciuman mereka menimbulkan bunyi decakan yang membuat mereka semakin bergairah. Joon melepaskan ciumannya. Dia mengelus punggung nara liar lalu menarik kemben gaun istrinya itu hingga dada yang sedari tadi terbungkus gaun itu mencuat keluar. “aah..oppa..” desah nara.
Joon memandangi kedua buah benda kembar yang menggelantung menggairahkan itu. Joon mendorong nara hingga terduduk di sofa lalu joon duduk di sebelah nara dan meremas payudaranya dengan gemas. “oppa..aaw..ah..hisap oppa..” rintih nara sambil menjambak rambut joon. joon menghisap payudara istrinya dengan ganas mengigit gigit putingnya pelan. setelah bosan dengan yang sebelah kiri dia pindah kesebelah kanan. “yah..terus oopa..aaaw..” rintih nara sambil menekan kepala joon ke payudaranya.
Tangan joon tidak tinggal diam,tangannya menarik gaun istrinya hingga terlepas. “kau hanya menggunakan G-string sayang? Itu seksi..” joon kembali melahap payudara istrinya sambil menarik narik tali yang melintang di vagina istrinya. *tau kan g-string ga nutupin semua bagian?*
“aaah..opppa..auh..” joon mengesampingkan tali yang melintang di vagina istrinya lalu mengelusnya pelan. “ini memudahkan pekerjaan ku honey..” ucap joon sambil tersenyum nakal. Nara melepas kemeja joon dan terpampanglah perut joon yang sangat seksi dengan absnya yang terbentuk. Nara membuka kaitan celana dan resleting suaminya. Joon menaikan sedikit pantatnya agar nara mudah membukanya. Dan sekarang mereka berdua hanya menggunakan undies bawahan.
“oppa,monstermu sudah bangun?” nara mengintip isi celana dalam joon. “bukalah..dia sesak di dalam..” ucap joon . nara menungging di samping joon sedangkan joon duduk. Nara menarik celana dalam joon dan monster kecil mencuat dari dalammnya dan menampar pipi nara pelan.
“aww..berani beraninya dia menamparku huh?” tanya nara dengan napas berat. “mian honey..dia memberontak hihi” kekeh joon pelan. nara memijat pelan barang panjang dan berurat milik suaminya itu. “ooh..faster honey..” nara mempercepat kocokan di batang milik suaminya itu.
nara mengecup lalu menjilat kepala penis milik joon membuat joon bergelinjang kegelian. Joon mendorong kepala istrinya hingga setengah penisnya sudah berada di dalam mulutnya. “mmmph..mmm” desah nara karena kaget joon tiba tiba mendorong kepalanya. Nara memaju mundurkan penis suaminya secara cepat di mulutnya memainkan twinsball milik suaminya.
“aaah..chagi..you’re great..ooooh..” desah joon. joon merasa ada yang akan keluar dari penisnya. Dia menarik rambut nara hingga penisnya terlepas dari mulut nara dan menciptakan bunyi “plop!”. Nafas keduanya terengah engah. Joon kembali menciumi bibir nara. nara merubah posisinya jadi duduk di paha joon.
“chagi..kau sudah basah..” tangan joon menyelinap ke arah vagina nara. nara tersenyum seduktif lalu berdiri dan melepas G-stringnya. “oppa..you want it? Sssh…” desah nara sambil memainkan vaginanya sendiri. Joon terpukau melihat istrinya memainkan vaginanya sendiri. Wajah nara yang begitu seduktif ketika mendesah membuat joon menelan ludah.
Nara mendekati joon,dia naik ke sofa dan mengangkangi wajah joon. joon melihat bibir vagina istrinya yang merah merekah,daging vaginanya yang chubby (?). “chagi..kau sudah banyak kemajuan huh? Kau lebih berani sekarang” ucap joon nakal sambil memasukan jarinya ke vagina istrinya.
“awwwh..yeah..aku harus bisa memuaskan suamiku kan? Aku tidak ingin suamiku selingkuh..mmmh..” ucap nara di tengah desahannya. Joon memaju mundurkan jarinya di vagina istrinya lalu menjilat klitoris istrinya dan membuat istrinya mendesah hebat.
“aaaah! Yeah oppaaa..aaaaah..” desah nara histeris. Joon semakin cepat mengaduk aduk (?) lubang vagina istrinya dan menggigit gigit klitoris istrinya pelan. “oppa..aku..aku..aaaaah!!” cairan bening membasahi jari joon yang ada di dalam vagina nara. jarinya merasakan jepitan kuat dari diniding vagina nara. “o..oppaah..aauh..ooh..” nara menikmati orgasmenya. Nara jatuh terduduk di atas paha joon. joon mengecup kening istrinya.
“kau menggairahkan sekali chagi..” nara tersenyum simpul nafasnya tersengal sengal. Joon mengangakt sdikit badan nara lalu mengarahkan penisnya ke bibir vagina istrinya. Joon memegang pinggul nara lalu menyentakannya ke bawah,dengan sekali sentakan penisnya tertanam penuh di vagina istrinya
.
“o..ooppa..oooh..” pekik nara. vaginanya berdenyut denyut perih karena joon memasukannya dengan cepat dan kasar. “mianhe chagi..aku sudah tidak tahan..mmmh..” desah joon. mereka tidak bergerak dulu,joon menunggu nafas nara stabil dan perih di vaginanya hilang. “ooh..chagi..vagina sempitmu membuatku gila..boleh aku menggerakannya?” pinta joon. nara mengangguk lemah.
Joon berdiri sambil mengangkat tubuh nara. nara melingkarkan kakinya di pinggang joon dan tangannya di leher joon dan joon menahan tubuh nara dengan memegang bokong istrinya. “oppa..apa aku tidak berat?” tanya nara. “anhi..kau sangat ringan chagi..” joon menggerakan pinggulnya pelan.
“ooooh..auh..” desah keduanya sambil menutup mata karena gesekan pelan antara kulit penis dan dinding vaginanya terlalu nikmat. Joon menaikan frekuensi sodokannya ke vagina istrinya hingga menimbulkan suara antara bokong nara dan pangkal paha joon. “plak! Plak! Plak!”
“oppa..oooh..penismu terlalu besar..aku enaak..” racau nara tak jelas. Joon menghentikan aktivitasnya sebentar. Lalu beranjak menaiki tangga. “oooh..auuh..yeah..” desah nara. karena pada saat naik tangga penis joon menyentuh dinding rahimnya hingga nara mendesah ke enakan.
Joon menidurkan nara di tempat tidur. Nara melepas kontak vaginanya dengan junior joon. “wae? Kenapa kau lepas chagi?” tanya joon kecewa. Nara merangkak menuju ke tengah tempat tidur. Dia memegang kepala tempat tidur dan menungging.joon menelan ludah melihat vagina yang gemuk (?) milik istrinya.
“oppa…fuck me..” ucap nara pelan. joon bagaikan kesetanan,dia menerjang nara dari belakang lalu memeluk tubuh istrinya yang menungging. Meremas remas payudaranya secara kasar. “Auh..appo..pelan pelan oppa..” rintih nara tapi tidak joon hiraukan. Joon memasukan semua penisnya ke dalam lubang vaginanya dengan satu hentakan keras. “aaaah!! Opppaaa..” nara berteriak keenakan.
Joon menggenjot istrinya dari belakang dengan ganas. Pangkal pahanya yang bertabrakan dengan bokong istrinya menimbulkan bunyi yang sangat seksi. “oooh..chagi..vaginamu enak sekali..aah..auh..” racau joon di tengah tengah desahannya. Joon menampar bokong istrinya gemas hingga bokong istrinya bersemu (?) merah.
‘aaah..oppa..harder..yeah..” nara ikut memaju mundurkan pinguulnya lalu menggoyangkan pinggulnya ke kiri ke kanan membuat sensasi berputar di dalam. “aaauh..shit! ini enak!” joon menjambak rambut istrinya lalu meremas payudaranya kasar.
“yeah oppa..fuck me! Fuck..aaaaah…” nara mendesah histeris karena joon makin menggenjotnya dengan binal (?) penis yang ukurannya tidak biasa milik joon membombardir (?) lubang vaginanya yang kecil.
“oppa..aku mau keluar..aku mau keluar!” teriak nara. “sebentar chagi..keluarkan bersamaku..” desah joon. “oppa..faster..faster..aaaaaaah..aku mau gila!” teriak nara sambil mendesah.
“chagi..oooh aku keluar!” pekik joon.”oppa..aku..akuuu aaaah!” pekik mereka bersamaan.
“aaaaaah!” desah mereka bersamaan. Joon menyentakan penisnya hingga mentok di dinding rahim istrinya lalu menyemburkan spermanya. Joon merasa geli geli enak ketika mengeluarkan spermanya karena penisnya di jepit kuat oleh vagina istrinya.
“aaaaaaah..” nara meremas remas seprei karena sensasi enak yang luar biasa,lalu ambruk ke bawah. Nafas mereka tersengal sengal. Cairan cinta yang terlalu banyak itu tidak mampu di tampung oleh vagina nara hingga akhirnya meleber keluar hingga menetes ke seprei. Pangkal paha joon basah karena cairan cinta mereka. Paha nara mengkilap karena keringat dan cairan cinta mereka.
Joon melepaskan penisnya pelan lalu berbaring di samping nara. “oppa..kau luar biasa..” puji nara lalu membalikan badannya menghadap joon. “kau binal sekali istriku..” kata joon sambil tersenyum nakal. Nara memeluk joon,menyandarkan wajahnya di dada bidang suaminya.
“kau lelah chagi?” tanya joon.
nara menggeleng pelan.
“ Yang tadi baru pemanasan,ayo sekarang kita buat anak!” ucap joon semangat.
“mwo??” pekik nara.
Joon menerkam nara dan memulai kembali cumbuannya.
“aku butuh lee joon junior dan..lee nara junior. Kau siap nyonya lee?” kata joon sambil mengerling nakal.
-THE END-
Huwaaaah~ akhirnya selesai juga *lap keringet -.-
Mian ya kalo ini cerita kurang seru,kurang mengiggit,kurang hot,kurang panas dan kurang yang lainnya *sembah sujud ke readers.
Komennya ya chingu,kalian semangatku !!! (?) >w<
Posted on December 18, 2011, in Oneshoot, Yadong NC 21 and tagged Lee Joon, MBLAQ, NC 21, Oneshoot, Yadong. Bookmark the permalink. 47 Comments.






First aku yaa?
Hot thor hah huh hih heh hohhh
Hoah *lap keringet* hot thor hot!!
Yaahh thor knp ga diceritain sampe nara nya hamil kan seru..
Sequel thor yg lebih hot lg gitu kkk~
Lanjutkan(?) Thor.. Great job (y)
wah thor, gila keren nih hot bgt.. Lanjuuutttt..
Omo. . .
Hot abis. . . Kekekek. . .
Kok ronde k’2_y nda d’trusin torr. . ? ? Nanggung nh. .
#yadongakut XD
ngos ngosan bacanya. hot bgt thoi.
Hot abis thor haha
Hot gk ya?? o.O
joon aaawww suka cara joon nikahin nara de >_<
mmm gk tau cuz aku skip kekeke~
huaaa keren keren keren
hot thor.
Keren..
yahh the end
duuhh..bacanya keringetan,gila hot banget daah!!panas panas panas panas #geje
aq mau nyusul ach sm dhe2 thunder. Kmu hruz ny pangil nuna k aq chagi. Beuh blm az msuk kekamar udh d serang. Pngen d nikahin dgn romantis gtu
ahhh terlalu hot!!!
Gak gak gak kuat hahaha. Yah thor kudunya dijelasin lg ampe ronde ke2. Kalo perlu sampe hamil deh hahahaaa. Great ff yaaaaayyyy
surprise.a daebak deh,, untung aj aq dah pndah haluan k thunder jd ga trlalu jeles liad joon oppa ma nara.
#plakk
*digampar yeppa*
hahaha
hot bener dah.wkwk
hot thor,lanjutin sequelnya yaaaaa
Ditunggu banget lho
hah seHOT itu baru pemanasan?
ckck joon buas bgt..
sekuel lg dong thor, he
Asli nahan nafas bc.a
Hot buanget!
ampe panas dingin baca’nya…
Hahahha
daebak…… ini mah Super Hot ngak sanggup baca y…….
enak bgt nara d kasi sureprise gitu ma joon…..
Daebak author, hot banget nc.y…huhu
Hot! Kebayang lah joon muka yadong nya!
Deabakk author…..(y) ^^
Wah romantis banget
Aku mau aku mau *hei blom cukup umur ƪ(‾o‾”)ʃ XD
Deabak chingu sukak banget
Ini lbih hot…
Wah ini nikahnya mendadak y!
Hahahahaha
mir sma thunder jga ikutan nyempil
ngomong” q blum prnah liat g-string
hehehehe
HOT!!! (‾▿‾҂)
Deemen baca’x XD
GILA HOTT!! *ngajak yeppa nikah*
panas bangettt bacanya.. hehhehehe…. tapi pernikahannya udah kea mimpi aja ya… tau2 udah ada di altar hehhehehe.. ahhh kapan ini kea gitu itu pasti bakal di inget banget kalo nikahnya kea diculik kea gitu.. hhahahaha..
hot banget,ga nyangka nara bisa berubah setelah nikah ckckckckckck
ya ampun… RECOMMENDED!!!
harus pada baca cerita ini~
author daebak!
aku suka plot yg singkat namun berarti seperti ini daripada yg tanpa plot
aaaah Thunder-ku (?) jadi cameo~~~
gila author, hot banget dah, gak nahan bacanya -________-”
ayo buat cerita yg lain…
dijamin aku pasti langsung baca!!!
daebak!!!
Kukira mau lanjut tuh thor
#plakk yadong kumat
gila hooott buangett, jadi sesak napas bacanya….
heheh…..
Aissh ni hot thor. Jd keringetan. Haha binal bener nara
Aku aja ga gitu2 bener sama siwon (loh?) haha lanjut thor part 2 deeh
gelo o.O
*ngikut lap keringet*
berasa abis maraton cyin bca ini :lol
jun romantis >.<
lanjut thor sequelnya
Omo~ hot sekaleeh thor *ikutan lap keringat*
Ceritanya bagus, nikahnya surprise gitu haha. Good job author~
mwoya ige???? thor! ini parah. ILikethis thor,SQUELNYA BURUAN YAH *maksa* *dibunuh* aku cinta suamiku yg ini~
Waahhhhh,,, joon,,, kmu emnk bnr2 ya,,,
Romantis bangetZzzz,,, Joon,,, aku juga mau dounk pesta pernikahan Чάπƍ rahasia itu,,,
Oppa aku makin makin makin sayang dechhh ma kamu
*apain sih GJ*
Keren thorrrr alur’a mantabZzzz
tarik napas dalem2 baca ff ini.sumpah nih ff hot bgt >_<
sebelum tidur baca beginian
Thunder oppa …
ayo kita lakukan
satu kata ”hot”
wiihh keren… Ternyata Joonie liar juga ya u,u
Keren thor.
Aku suka yang waktu nikah.
Bener2 romantis thor.
*lap iler(?)
ah keren thor, aku bru baca neh. telat banget..hot ! hyaaa joon-ku, thunder biasku jd cameo..
Hot mancaaapppp… Kayany kl lanjut smpe hamil n ad joon n nara junior pst lbh mancap >.<
Oh joon kau sangat hot sekakti.. Tdk bisa di pungkiri dengan kata” thor pko.a daebak!
ketawa ngakak pas ada ‘bapa bapa’
Hahahahha, udah dibaca kok yang sekuelnya, ckckck
Good #nyanyi Good luv bareng thunder#
Mwoo?? Kau bilang ini gak hot..
Hot bgt malah thor daebak!!
*kipas2*
Hahaha