Love Is Not Easy!
1. Author : Queenie
2. Judul : Love Is Not Easy!
3. Kategori: NC 21, Yadong,Oneshoot
4. Cast:
- choi siwon
- tiffany snsd (readers)
Hai readers, salam kenal nie FF pertamanya thor. Byane kalo kurang hot. Maklum belum pengalaman..hehehe. tokoh utamanya idolanya thor nie, choi siwon. Tolong di komen ya…
—————————————————————————————–

Tiffany pov:
Incheon airport (10 am)
Hufh,,,
Hari yang sangat melelahkan memang, setelah berjam-jam duduk di pesawat akhirnya aku sampai juga di Bandara Incheon, Seoul. Ya, aku baru saja menyelesaikan kuliahku di University of Cambridge, universitas tertua di Inggris…hehehe
Aku mengedarkan pandanganku mencari-cari seseorang yang akan menjemputk.
“nona,”aku menengok dan mendapati seorang laki-laki paruh baya dengan perut yang cukup buncit sedang memegang bahuku. Wajahnya sangat familiar, ya dia adalah Pak Hwang, supir yang telah bekerja di keluargaku sejak sebelum aku belum dilahirkan, mungkin lebih dari 30 tahun.
“nona?nona baik-baik saja?” katanya lagi.
“ne, pak Hwang. Aku baik-baik saja. Mana ayah dan ibu? Apa mereka menunggu di mobil?” aku memeang sangat merindukan orang tuaku karena selama ini mereka terlalu sibuk bahkan untuk menelponku yang berada nun jauh disana di Inggris (hehehe).
“maaf nona. Tuan besar sedang ada meeting dengan klien dan nyonya sedang ada pertemuan dengan istri-istri pengusaha se-Seoul (thor ngarang). Mereka meminta nona untuk bertemu malam ini di hotel Grand Inter-Continental. Sepertinya ada acara makan malam keluarga untuk menyambut kedatangan nona.”
Aku hanya diam mendengar penjelasan pak Hwang sambil mengikuti langkah kakinya menuju mobil.
Grand Inter-Continental hotel (7.30 pm)
Badanku masih terasa pegal, kupaksakan kakiku melangkah, raut wajahku yang malas bertolak belakang dengan mini dress pink ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhku dengan tali spaghettinya dan wedges warna senada yang kukenakan.
Akhirnya aku sampai di sebuah kamar suite yang telah dismskan ibuku. Bayangkan, ibuku hanya memberitahu aku, anak satu-satunya, dengan sms,hufh.mungkin dia terlalu sibuk untuk sekedar bicara padaku.
Kupencet bel yang ada di samping pintu kamar. Seorang pelayan membukakan pintu dan tersenyum.
Aku membalas senyumnya dengan terpaksa, kelelahanku mengalahkan segalanya.
“nona tiffany?”katanya. mungkin untuk memastikan aku orang yang dia maksud.
“ne.” kataku seadanya.
“anda sudah ditunggu. Silakan masuk.”aku masuk dan mendapati kamar yang biasa saja menurutku (secara aku anak orang kaya hahaha). Ada ruang tamu besar dengan tv home theatre dan dua gelas sampanye kosong dan sebotol sampanye di atas meja. Kelopak bunga mawar merah bertebaran di mana-mana, di lantai, di atas meja, dan di sofa. Ada 1 kamar dengan tempat tidur besar yang dibungkus seprai putih mewah yang juga ditaburi kelopak mawar merah. Bahkan kamar mandinya pun mewah. Tapi untuk apa orang tuaku menyuruhku ke kamar yang penuh kelopak mawar?aku kan bukan mau honeymoon.ckckckck
“nona, mari..”pelayan itu membukakan sebuah pintu yang menurutku menuju ke teras kamar yang ternyata juga sangat besar dan diterangi lampu kelap klip kecil yang membuat suasana hangat, romantis, dan tentunya remang-remang (haha),bahkan ada kolam renang pribadi disana. Saat aku mengalihkan pandangan ke sebelah kanan kolam renang kudapati sebuah meja kecil dengan dua kursi, eh tunggu, satu kursi sudah ditempati oleh seseorang, namja, ya aku yakin walaupun aku tidak bisa melihat dengan jelas.
Aku sampai di depan meja itu. Memang namja ternyata. Dia tersenyum. Pelayan menyalakan lilin yang ada di atas meja. Tampan pikirku. Tapi dia siapa?
“hi, choi siwon imnida,”katanya sambil mengulurkan tangan. Aku membalas uluran tangannya dengan mulut setengah ternganga…hehehe
“tiffany,”kataku sambil duduk di kursi yang telah dipersiapkan oleh pelayan tadi untukku.
Siwon pov:
Cantik….
Yah, orangtuanya benar, dia lumayan cantik. Lumayan seksi. Bukan calon istri yang buruk menurutku. Dia juga lulusan universitas terkenal di dunia. Pasti pintar.
Aku memberi kode pada pelayan untuk menghidangkan makanan yang sudah kupesan. Makanan yang memang special untuknya malam ini. Dan tentu saja sesuai dengan rencana yang sudah dipersiapkan orangtua kami.
“maaf, sepertinya aku salah masuk kamar,” kata-kata dari bibir mungilnya membuyarkan lamunanku.
“tidak, kau memang orang yang sudah aku tunggu-tunggu,”kuyakinkan dia dengan tersenyum dan menatap matanya.
“mungkin kau tidak mengenalku, tapi aku tau semua tentangmu,”dia membelalakkan matanya mendengar kata-kata yang keluar dari mulutku. “orangtua kita yang sudah mengatur semuanya, mereka bahkan sudah mengatur pernikahan kita,” matanya semakin melebar tak percaya dengan kata-kataku.
“tidak mungkin, aku baru saja menyelesaikan kuliahku dan kau bilang kita akan menikah?”suaranya mulai naik karena emosi. “aku bahkan tidak mengenalmu.” Lanjutnya lagi dengan nada meremehkan dan mata yang menatapku sinis. Aku masih mengeluarkan senyum termanisku.
“kau sudah tau namaku, hal-hal lainnya bisa kau ketahui dalam sebulan dan setelah kita menikah,” aku kembali tersenyum. Wajahnya memerah karena marah. Dia baru saja akan membuka mulut ketika pelayan datang dan menghidangkan semua makanan yang sudah aku pesan secara ‘special’.
Aku melambaikan tangan kepada pelayan agar meninggalkan kami berdua. “Lebih baik kita bicara sambil makan. Semuanya adalah makanan kesukaanmu,” dia masih marah, marah besar mungkin. Kulihat dia menekan-nekan i-phone yang ada di genggamannya, mencoba menghubungi seseorang, mungkin orangtuanya. Sepertinya orang yang dia hubungi tidak mengangkat telpon. Bibirnya menggerutu, manis sekali, membuatku ingin mencium bibir mungilnya itu.
Dia marah. Dia membanting i-phonenya dan beranjak bangun dari kursi saat aku menangkap tangannya dan memeluknya. “kau baru bertemu denganku dan langsung menolakku. Aku belum pernah mengalami penolakan sebelumnya. Dan aku sangat tidak suka itu,” dia berusaha melepas pelukanku. Aku mendekatkan wajahku ke wajahnya. Bibirku aku tempelkan ke bibirnya. Ku dorong kepalanya dengan tanganku agar bibirnya tidak lepas dari bibirku. Aku berusaha mendorong bibirku agar masuk ke mulutnya, tapi dia tetap berkeras untuk menutup mulutnya.ku remas dadanya kasar dengan tanganku yang lain.
“aaaahhhh,”dia mendesah, membuat mulutnya terbuka. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Kudorong lidahku dan aku pun menciumnya ganas sambil tetap meremas dadanya kasar. Dia menggeliat, berusaha berteriak, tapi apa daya, mulutnya penuh dengan didahku yang terus menelusuri seluruh rongga mulutnya.
Dari dada tanganku turun ke pahanya,menyibak dressnya yang memang sudah sangat mini. Akhirnya aku menemukan celada dalamnya. Warna pink tipis dengan renda-renda warna putih. Kuraba vaginanya dari luar, agak basah, dan aku akan membuatnya benar-benar basah, pikirku..hehe
Kumasukkan tanganku ke dalam celana dalamnya, tanganku mendapati klitorisnya. Kutarik-tarik klitorisnya. Membuatnya menggelinjang dan mendesah lagi. “sebut namaku…”dia tetap mendesah tanpa memberdulikan kata-kataku. Kujilat belakang telinganya sambil satu tanganku memegang pinggangnya dan tangan yang lain masih sibuk memainkan klitorisnya.
“siwon ssi… tolong berhenti.”
Tiffany pov:
“siwon ssi… tolong berhenti,” aku sudah tidak tahan, jantungku berdegup kencang. Akal sehatku mengatakan kalau aku harus mengakhiri semua ini. Kuinjak kakinya sekuat tenaga. Dia berteriak kencang dan melepas pegangannya di tubuhku. Aku berusaha lari sekuat tenaga tapi apa daya, dia yang namja dan keliatan atletis mampu menangkapku dan melemparku ke ranjang. Aku berusaha bangun tapi dia malah menamparku dengan keras. Tubuhku terlempar lagi ketempat tidur. Pipiku perih dan darah keluar dari ujung bibirku.
Aku yang sudah tidak berdaya tidak sadar saat dia membuka dasinya dan menggunakannya untuk mengikat satu tanganku ke ranjang. Lalu saat aku sadar, tanganku yang lain sudah terikat di ranjang juga.
Aku berusaha menendang-nendangkan kakiku, tapi semuanya hanya usaha yang sia-sia. Dia menghilang dari pandanganku dan datang dengan segelas sampanye. Dia duduk di sampingku.
“minum ini, agar kau lebih menikmati ini. Kalau kau sudah jadi yeoja yang baik, aku akan melepaskan ikatanmu,”katanya sambil tersenyum. Senyum iblis menurutku.
Aku bungkam dan membuang muka darinya, tapi dia malah menarik wajahku dan menjilat darah yang mengalir dari sudut bibirku. Tiba-tiba dia mencengkram rahangku, membuat mulutku terbuka. Dia lalu memaksakan sampanye itu masuk kemulutku. Dengan terpaksa aku menelan sampanye itu walau sebagian tumpah ke seprai.
“bagaimana rasanya?enak?”katanya sambil membuka jas dan kemeja yang dikenakannya. Absnya terlihat jelas. Benar-benar atletis dan tampan….. what?! Apa yang baru saja aku katakan??? Dia memang tampan, tapi dia adalah namja yang sedang berusaha memperkosaku. Perlahan tubuhku terasa panas, kepalaku pusing, aku bisa merasakan putingku berdiri dan vaginaku basah.
“apa obat perangsangnya sudah bekerja?”dia tersenyum lagi. Kali ini terlihat begitu menggoda di mataku. Aku malah membalas senyumannya. “sepertinya bekerja dengan baik,” katanya lagi. Lalu dia mencium bibirku lembut hingga aku tak kuasa melepas ciumannya.
“aaahhh,oppa……”
“ne, honey..” katanya sambil menurunkan tali dressku dan membuka restletingnya. Nafasku semakin naik turun manakala dia memandangiku yang tinggal terbalut celana dalam pink tipis dan bra pink tanpa tali. Dia tersenyum. Tangannya melepas pengait braku yang kebetulan ada di depan. Lalu dia mencium, menjilat dan menghisap puting kiriku dengan ganas, sementara tangan kirinya meremas putting kananku dengan kasar. Rasanya sakit, tapi juga nikmat.
“aaaaaaahhhhhhhhh,”desahku ketika giginya menggigit-gigit putingku dengan gemas. Akhirnya rasa nikmat itu sudah tak tertahan. Aku orgasme untuk pertama kalinya dalam hidupku. Cairanku masih keluar ketika dia melepas celana dalamku dan membuka pahaku. Aku full naked sekarang. Perlahan dia menurunkan tubuhnya dah menaruh wajahnya tepat di selangkanganku. Lidahnya menjilat cairanku yang sedang keluar. Perlahan-lahan lalu makin lama makin ganas. Lidahnya makin masuk ke dalam lubang kenikmatanku sementara jari-jarinya sibuk memainkan klitorisku.
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh oppaaaaaa,” aku orgasme untuk yang kedua kalinya.
Dia mencium bibirku dengan ganas, masih terasa asin cairanku di bibirnya. Perlahan dia melepas ikatan di tanganku. dia lalu melepas celana dan boxernya sekaligus. Aku hanya terpana melihat juniornya yang luar biasa besar.tubuhnya yang naked terlihat sangat menggairahkan. Dia menyodorkan juniornya yang besar itu ke mulutku. Aku hanya menutup mulut, karena jujur aku jijik membayangkan harus memasukkan juniornya ke mulutku. Aku membuang muka dan ternyata itu membuatnya marah lagi. Dia menamparku, mencengkram rahangku agar mulutku terbuka dan dia memaksa juniornya masuk ke dalam mulutku. Dia memaju mundurkan juniornya di dalam mulutku sambil tangannya menuntun tanganku untuk memijat-mijat pangkal junior dan twinballs miliknya. Makin lama juniornya semakin cepat maju mundur di dalam mulutku. Tangannya pun tidak tinggal diam, tangannya menjambak-jambak rambutku memudahkan kepalaku maju mundur mengikuti gerakannya.
“aaaahhhhhh,”dia berteriak. crooooootttttt spermanya masuk ke dalam mulutku. Aku ingin muntah. Tapi dia menahan kepalaku agar aku menelan semua spermanya. Rasanya tidak enak menurutku.
Setelah spermanya kutelan habis dia mencabut juniornya dan mengocoknyan dengan tangannya sendiri. Juniornya berdiri tegak lagi. Dia berdiri di depan ranjang lalu menarik kakiku sehingga kakiku menggantung ke lantai. Dia mengangkat kakiku dan menaruhnya di lehernya lalu dia menggesek-gesekkan juniornya di depan lubang kenikmatanku. Perlahan-lahan kepala juniornya masuk ke dalam vaginaku.
“aaaarrrrrggggghhhh. Oppa sakiiiiiiiiiittttttt,”air mataku menetes menahan sakit. Tapi jujur saja aku juga sudah terlena. Aku mulai menikmati permainannya.
“tenang saja, lama-lama juga akan enak. Aku jamin nanti kau akan ketagihan,” dia malah mendorong juniornya semakin kuat. Dan ‘srrtt’ juniornya menembus sesuatu yang aku yakini adalah selaput daraku. Air mataku mengalir semakin deras. Rasanya sakit sekali. Dia melihatku. Tapi bukannya berhenti dia malah memompa tubuhku dengan ganas sekali. Aku tidak tahan. Sepertinya aku akan keluar lagi.
“aaaaahhhhh nikmat sekali oppa,” dia tersenyum mendengar kata-kataku lalu mencabut juniornya dan membalikkan tubuhku. Dia memasukkan juniornya dari belakang dengan sekali dorong. Vaginaku terasa sesak dari sebelumnya.
Dia memompa tubuhku dari belakang. Makin lama makin cepat dan makin nikmat. “oppaaa aku ingiiiin keluaaaarrrr.”
“tunggu sebentar chagi oppa juga……..” crooot spermanya memenuhi vaginaku. Sebagian menetes ke seprai. Dia mencabut juniornya dan berbaring di sampingku.
“sekarang kau sudah jelas kan, pernikahan kita akan dilangsungkan bulan depan,” katanya. Lalu dia mencium keningku dan memelukku. Aku hanya diam dan memejamkan mata. Tertidur dalam pelukannya. Terhanyut oleh semua rasa. Bahkan mungkin tak perduli apa yang ada di depan mata.
-THE END-
Posted on December 20, 2011, in Oneshoot, Yadong NC 21 and tagged NC 21, Oneshoot, Siwon, Super Junior, Yadong. Bookmark the permalink. 48 Comments.






kecepetan endingnya. jadi berasa ga nyambung. oh iya, sekedar saran aja ya thor, jangan kebanyakan nambahin kata ‘haha hihi huhu hehe hoho’ diceritanya. kalo penempatannya jelas sih ga masalah, tapi semuanya ga pas dan semakin ga nyambung dibuatnya ketika baca. maaf cerewet, ini sekedar masukan aja. ff pertama kan? yah, supaya kedepannya lebih baik lagi. maklum, saya sudah sering buat ff walau bukan nc. *deep bow 90°
wah,mf y klo thor kebykan ketw,bis thor geli sendr bc kata2ny,,:)
Mksh y bt saranny..gomawo.
‘Deep bow’..
Endingnya nanggung chingu, bikin lanjutanya donk penasaran gimana reaksi tiffany klo udah sadar dr obatnya. Pic siwon oppanya mantap absnya
FF ini bagus ..
tapi itu dia tadi,Kyk ny emng gak perlu deh ada penambahan2 kata kyk yg di blg (lalalala) ..
itu jadi ngerusak feel readers ..
aku bkn ny sok gmn2 .. tp cuma sekedar saran aja biar kedepan ny kamu jadi author yadong yg hebat ..
but, inti dr smuanya ..
aku suka banget .. tp syg siwon oppa nya main kasar, aku kan jadi takut .. lol .. ngomong ape sih gue .. ABAIKAN ..
keep writing yagh ..
hwaiting!
mksh srnny..:)
kykny lbh seru aj..
Kebtlan thor emg lbh sk yg berbau kekerasan..
Bacanya serasa lari maraton. Alurnya cepet banget.
setubuh dengan ini
cuma gitu ??
kecepatan tuch. hahaha
Aku kok ngerasa endingnya agak gantung ya? Sequel dong, chingu..
Ini alurnya kecepeten..hehe..
Trus aku seuju sm yg komen pertama..
First ff kan? Diperbaiki ya kalo bikin ff selanjutnya..biar tambah bagus.. ^^
Fighting!
yailah ini kenapa endingnya gaenak banget thor? Gajelas gini, langsung sweatdrop gue bacanya haha. Padahal castnya bagus, siwon. Untuk selanjutnya, diperbaikin lagi thor
endingnya ga jelas thor krang gimana gitu(?) padahal castnya aku suka, sifany.. bikin sequelnya dong biar tambah seru^^
bikin sekuelnya harus karna endingnya masih gantung *maksa author*
dan nanti lebih panjang dan hot dari ini hehehehehehe……..
sorry thor ane ganti nama tiffany jd nama ane.jd ane bacanya dgn nyebut nama ane Kekeke~
Siwon ah~ uwaaaa kalo kau nikah aku sama siapa ? haha
Siwon maksa bgt!
gilak siwon HOT juga ternyata hehe
#mrindingdisco
thor tuh tadi gue ganti pke nama Donghae sama gue XD
ng’ terasa udah habis aja bacanya ..
Cepet banget endingnya
Bikin squel dong thor pliss
singkat bgt,,,, jd berasa cepet bla bla bla tamat…
knp siwon main kasar gt,,,, kasian fany y….
hot mantap….
jaaah cepet banget thor. trus banyak cerita yang gak nyambung banyak kata2 yang gak tentu penempatannya. Maaf cerewet u,u
plotnya awalnya bagus, aku pikir bakal lebih panjang…
kesannya buru2, author…
terus NC-annya juga buru2…
cuma opini sih ya
sejauh ini terbayang sih detailnya~
bikin lagi, author…
Gak dapet feeling nya, tapi lumayan lah hot
Saya suka castnya :p tapi terlalu cepat.. Bagua kalo ada sekuel nya
Mianhe readers klo thor agk keburu2 bis kykny dh pj bgt n cpk ngetikny..
Thor ngerjainny smbl ngerjain skripsi.:’(
Thor ushin bikn sekuel y..
Gomawo bt saranny,,thor ushin bikn sekuel yg lbh hot..
bikin sequelnya dong thor. . !!
I like it ><
Aku lgi asik” bca.. tiba” dah ‘end’… sedih nya.. bikin sequel nya thor
minta sequel dong thor, alurnya kecepetan, endingnya juga ngambang, but all, not bad lah, keep writing ya thor, jgn lupa kalo mank sempat tolong bikinin sequelnya ok ?
instan amir thor
heee? udah gitu aja. aku kira ada lanjutannya.
Krg hot cz dgn pksaan..
Kan kshan yeoja’a..
Low bsa sekuel thor.!!
yaoloh wonie kasar ah maennya…kkkkk~
sekuel thor !
Kecepatan tingkat dewa . author , alurnx kecptn beeuutd , aku suka cast.xa tapi rada gajebung . Ya sutralah , aku tnggu karya xg lain (^~^)<[V ++
Siwon jahattt.. Tapi au au au..
Fanny nya malah terlena..
Akhirnya kurang sih.. Sequel dong thor..
thor kurang hot permainanya. endingnya juga kecepetan lebih lama dong ahhhh
kecepetan nih ga seru
yahhh sifany, cast cewe’ny q gnti yaaa , jdi yoona hhe^^
Hot sumpah, tp tiffany nya kasian masa. Ttp hott kok.
aku suka castnya thor <<sifany shipper ^^/, ffnya udah bagus kok, cuma alurnya kecepetan.. minta sequelnya yah ^^
Lha… Itu habis yadongan trus ngapa’in?
Kok g’ dicrita’in wktu nikahnya!
Alurnya cpet bget kyak naik bajaj
:keep writing:
eommoooo endingnya cepet bangettt
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh >O<"
alurnya kecepetan.. jangan cepet2 ke adegan nc nya. tp bagus kok, first kan? daebak!
kecepetan thor
gantung endingnya..
Siwon juga jahat bgt
Seruuu …
Si won ksar bgt sma fanny …
LANJUUUTTT!!
Pnasaran gmn jd’a, fany falling in love tulus ga nih ma wonpa?
Cpt nikah donk trs bwt anak ampe 13
Omo omo omo, siwon kasar banget. Ceweknya juga pasarah aja lagi,.
Kependekan thor. Endingnya juga masih melebar. Gimana kalo endingnya lebih diperuncing. Jadi nikah atau gimana gt. Keep writing ya, ditunggu karya selanjutnya
Alurnya kecepatan thor.
Siwon jahat banget ma fany di kasih obat ya?
Nanggung..
Cuma sebentar..
Lumayan bagus lah..