My Only Girl (The Party Sequel) part 1 of 3
1. Author : @kwonqueenn / Hae-Na^^
2. Judul : My Only Girl (The Party Sequel)
3. Kategori: NC 17, Yadong, Chapter
4. Cast:
- Cho Kyuhyun
- Oh Yun Ju
- Lee Hyuk-Jae
- Jung So Yeon a.k.a Jessica
- Choi Siwon
Annyeonghaseyoo ^^
Ni author geje nongol lagi dengan sebuah cerita baru, ekekee~
Hmm, ini sequel nya The Party- FF yang anehnya minta ampun. Aku mau konfirmasi sekalian, di FF itu Cuma pada bagian di pestanya aja yang pengalaman pribadi. Bukan termasuk NC-annya. Eh, tapi mau juga kalo gituan sama Cho Kyuhyun, hehehe #abaikan!
Di FF ini aku nggak memper-HOT per NC-annya tapi aku lebih mengedepankan konflik yang ada, author harap readers jangan kecewa padaku
Sekali lagi Jongmal Jongsohaeyo buat admin yang siap sedia posting FF-ku ini. #bungkuk-bungkuk
Disini ada beberapa perbedaan dengan The Party. Kalo disini ortu Yun Ju udah nggak ada semua..
So, eyke gak banyak bacot lagi. Happy Reading guys!!! I love U :*
——————————————————————————————–
YUN-JU POV
Aku menggeliatkan tubuhku pelan, merasakan sebuah ikatan kuat yang ada ditubuhku. Perlahan mengumpulkan semua nyawaku kembali. Menatap tubuh polos namja yang yang ada didepanku. Matanya masih terpejam, aku mengamati wajahnya, setiap lekukan yang sempurna. Aku merasakan ia semakin mengeratkan ikatannya pada pinggangku. Ternyata, dia sudah terbangun.
“Aku tau kau sudah bangun. Buka matamu!” pintaku sambil mengerucutkan bibirku. Ia membuka perlahan matanya dan tersenyum menatapku.
“Dasar! Kau ini menganggu orang tidur saja!” jawabnya ketus. Ia kembali menarik pinggangku dan menutup matanya, mencoba kembali tertidur.
“Yak!! Cho Kyuhyun aku harus pergi ke kampus. Lepaskan tanganmu!” perintahku sambil memukul pelan lengan tangannya yang melingkar erat di pinggangku.
“Shiroyo!”
“Bukankah kau juga harus bekerja, hah?” dia mengabaikan apa yang kubicarakan dan kembali mengangkat selimut yang menutupi tubuh polos kami berdua. “Kyuhyun-ah. Jeballll” rayuku.
“Aish! Baiklah. Kau mandilah dulu dan aku akan mengantarmu. Ok?” katanya sambil mengacungkan jempol padaku. Aku menarik selimut yang kami kenakan untuk menutupi tubuh naked-ku.
“Sudahlah tidak usah kau tutupi lagi, aku sudah melihat semua semalam, apa kau lupa?” katanya menyeringai sambil beranjak mengambil handuk untuk menutupi kepunyaannya.
“Apa yang sedang kau pikirkan, Cho Kyuhyun?” pekikku geram melihat tampangnya yang mulai menyebalkan. Aish, namja ini bagaimana bisa dia bersikap seperti seolah tak pernah terjadi apa-apa. Setidaknya setelah mengatakan perasaannya, sikapnya yang menyebalkan itu sedikit berkurang padaku bukan semakin menjadi seperti ini. Babboya Namja!
Aku menyiapkan sarapan untuk kami berdua setelah selesai mandi. Memasakkan beberapa makanan yang mudah. Karena aku bukan seorang yeoja yang suka berkutat didapur untuk mencoba semua resep baru hasil dari internet atau buku-buku panduan lainnya. Aku hanya memasak beberapa makanan sebisaku, yaitu ramyun dan jajangmyun saja. Dan kebetulan, jajangmyun adalah makanan kesukaan namja babbo itu.
***
KYUHYUN POV
Aku masih belum mengerti apa yang kujalani akhir-akhir ini benar-benar kebetulan ataukah sebuah takdir? Aku merasa seperti sedang mimpi indah saja. Aish, bersikap seperti bukanlah gayaku sama sekali. Entah ini sebuah kebetulan atau takdir, aku tidak pernah peduli. Yang terpenting adalah gadis itu sudah menjadi milikku. Aku tidak peduli dia berkata iya atau tidak, aku akan tetap mengikatnya, menjadikannya milikku selamanya. Aku tak tau bagaimana hidupku bisa terpaut sebegitu banyaknya pada gadis itu. Mengikatnya menjadi teman hidupku sampai aku mati. Menjadikannya satu-satunya obyek keindahan dimataku. Ia satu-satunya alasanku untuk pulang lebih awal karena takut merindukannya lebih banyak akan membuat dadaku terasa sedikit sesak. Aku akan menjadi sandaran terindah baginya. Menutup semua duka lara yang ia rasakan selama ini. Menamaninya untuk melanjutkan hidup. Menyediakan satu-satunya pelukan hangat saat ia merasa kedinginan. Aku takkan membiarkan seorangpun menyakiti gadis ini. Aku takkan membiarkan tangan-tangan bejat menyentuhnya seujung kukupun karena dia adalah gadisku. Melihat apapun yang ia lakukan adalah hobi favoritku. Menatapnya tertawa, ekspresinya saat mengataiku, ketika ia marah dan begitu banyak ekspresi yang ia tunjukkan padaku, aku sangat menyukainya. Seolah tanpa semua itu aku merasa sangat kekurangan. Aku tak pernah menjanjikan kebahagiaan padanya tapi aku menjamin aku akan menjaganya seumur hidup untuk hidupku. Aku tak yakin mampu hidup lebih lama tanpanya. Begitupun sebaliknya. Karena aku adalah dia dan dia adalah aku. Aku yakin bahwa seperti itulah kami di catatan Tuhan. Dan tak akan ada yang mampu menghapus itu.
Aku masih menatapnya berjalan menuju gedung dimana ia akan bersekolah. Memastikan ia benar-benar masuk dan mengantisipasi bahaya yang datang mengganggunya hari hari ini.
Ddddrrtttt….dddrrrrttt….dddrrrttttt…ddrrrtttt….
Aku melihat layar ponselku yang berdering. Choi Siwon.
“Yeoboseyo”
“Ne, baiklah aku akan menemuimu sekarang juga..” sahutku saat mendengar berita dari Siwon Hyung. Dia adalah kakak sepupuku. Ia bekerja sebagai detektif Korea. Keahliannya melacak, kecepatannya memblokir hacker dan computer cryme, analisisnya yang begitu akurat. Kepandaiannya itu juga membuatnya pernah direkrut dalam daftar agen utama FBI Korea. Tapi menurutnya itu terlalu mempengaruhi dan mengikat kesehariannya, jadi ia memutuskan untuk tetap menjadi detektif. Kali ini ia aku beri sedikit tugas untuk mencari keberadaan seseorang atau lebihnya penjahat yang berusaha menghancurkan hidupku. Cih, tidak semudah itu.
Aku melesat menuju kawasan Gangnam. Disebuah café aku melihat yeoja itu duduk sendirian menyesap aroma minuman yang ada didalam mug yang sedang ia pegang. Aku berjalan mendekatinya dan duduk serampangan disampingnya. Aku rasa dia tidak sadar dengan keberadaanku.
“Jung Soo Yeon-ssi! Kau masih mengingkatku?” kataku datar membuyarkan lamunannya. Dia menatapku terkejut, kemudian mengembalikan ekspresinya menjadi seolah seorang gadis yang manis. Tersenyum lembut.
“Tentu Cho Kyuhyun-ssi” jawabnya singkat sambil tersenyum simpul padaku. Seolah ia bisa membaca pikiranku. Apa yang ingin ku katakan hari ini tentang kejadian 1 tahun yang lalu.
“Bisakah kau menceritakan sejak awal, mengapa kau mengambil semua barang yang ingin kuberikan pada YunJu ?” tanyaku to the point.
“Ckk, apa kau punya bukti bahwa dia tidak menerima sepeserpun barang yang kau berikan padanya?”jawabnya tak kalah sengit.
“Aku tau saat-saat dia membohongiku atau tidak. Jadi cukup jelaskan apa motifmu melakukan itu?” kataku penuh penekanan yang membuatnya sedikit goyah dengan pendiriannya. “Ah, aku kembalikan semua surat terror yang kau berikan pada Yun Ju. Terima kasih dan jangan pernah melakukannya untuk yang kedua kali” aku menyodorkan setumpuk kertas bertinta merah menyala yang sempat membuat gadisku ketakutan selama 1 tahun ini. Aku beranjak pergi dan meninggalkannya dalam diam mematung sendirian. Aku tau di dalam hatinya pasti sedang bersumpah serapah untuk membalas perbuatanku kali ini. Aku tidak terlalu bodoh untuk menanggapi hal seperti ini.
Aku masuk mobil, disana Siwon Hyung sibuk berkutat pada comunicator dan notebook-nya. Mencari seseorang lagi yang terlibat dalam masalah ini. Lee Hyuk Jae. Ya, dia pusat pembuat masalah ini. Comunicatornya berdering, sebuah pemberitahuan masuk tentang keberadaan Lee Hyuk Jae. Aku melajukan mobilku menuju Daegu, provinsi ChungCheong. Pria disampingku ini masih menatap serius communicator dihadapannya. Melacak nomor apartemen yang ditempati pria brengsek itu. Siwon tiba-tiba tersenyum girang ketika communicatornya berkedip, menunjukkan hasil pelacakan terhadap apartemen Lee Hyuk Jae.
“Pria itu tinggal di kamar nomor 404” kata Siwon.
***
AUTHOR POV
Mungkin kalian bertanya-tanya siapa Jung So Yeon dan siapa Lee Hyuk Jae. Jung So Yeon, gadis itu teman seangkatan Kyuhyun waktu kuliah, mereka sangat akrab. Tak sedikit yang berkata bahwa mereka sedang berpacaran. Cho Kyuhyun seorang pria idaman di kampusnya. Banyak sekali para gadis yang menggilai ketampanan seorang Cho Kyuhyun. Termasuk Jung So Yeon, gadis ini begitu bahagia mendengar gossip yang diedarkan teman-teman sekampusnya bahwa mereka sedang berpacaran. So Yeon berpikir bahwa mereka adalah pasangan yang serasi. Karena mereka sama-sama popular karena fisik yang mereka miliki. Cho Kyuhyun sama sekali tak pernah menanggapi semua desas desus yang mengatakan tentang dirinya. Baginya Jung So Yeon tak lebih dari seorang teman biasa dihadapannya. Kyuhyun telah memiliki hatinya sendiri. Seorang gadis biasa, tapi terlihat begitu mempesona dimata Kyuhyun. Oh Yun Ju. Gadis pertama yang menarik matanya. Inner beauty yang dipancarkannya begitu mempesona. Hingga membuat Kyuhyun mencintainya secara diam.
Setiap melihat gadisnya, ada sesuatu kecemburuan tersendiri terhadap seorang pria yang selalu berada didekat gadis itu. Kemanapun Yun Ju pergi, pria itu tak pernah absen berada didekat gadis itu. Membantunya setiap saat, membawakan makan siang untuk gadis itu. Berjalan-jalan bersama. Membuat gadis itu tertawa meledak-ledak ketika pria itu sedang memperagakan gaya seekor monyet. Pria itu, Lee Hyuk Jae.
Saat pria itu sudah jarang muncul didepan Yun Ju, Kyuhyun mulai mendekati gadis itu. Pasti banyak orang berfikir bahwa Kyuhyun akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Lee Hyuk Jae. Mendekati seorang gadis dengan membawakannya makan siang, membuntutinya sehari-hari, atau bahkan mengelap keringat gadis itu karena udara terlalu panas. Tidak, itu bukan sama sekali gaya seorang Cho Kyuhyun.
Flashback
Kyuhyun POV
Aku berjalan santai menuju gedung kuliahku. Membawa setumpuk buku untuk menyelesaikan praktikum dan merangkumnya dalam sebuah karya tulis. Aku menyeberang jalan didepan gedungku.
BRAK!!
Aku terjatuh. Buku-buku, kertas-kertas karya tulisku berhamburan tak karuan. Aku menatap sebuah mobil dengan ujung mataku. Seorang gadis ketakutan didalamnya. Aku mengenal gadis itu. Ia terburu-buru keluar.
“Aigo, Sunbae~ya. Gwaenchana?” Tanyanya takut sambil memunguti kertas karya tulisku. Dan menatanya terburu-buru ditangan kecilnya. Aku berdiri dan merebut semua kertas itu dari tangannya. Ia menatapku dengan iba. –Hey, jangan pandang aku seperti itu, dasar gadis ceroboh- batinku.
“Jeosonghamnida sunbae… Apa tubuhmu ada yang terasa sakit?” Tanya gadis itu polos.
“Kau itu ceroboh sekali. Kau tidak lihat aku membawa buku dan berkas sebanyak itu? Kau taruh dimana matamu, Ha? Dasar Bodoh!!” makiku habis habisan.
“Aku kan sudah minta maaf padamu..”
“Apa dengan permintaan maafmu bisa mengembalikan semua karya tulisku yang sudah kususun rapi itu, Ha?” aku menatapnya tajam. Dia semakin merunduk takut.
“Lalu apa yang harus kulakukan untukmu?”
“Buatkan ulang semua karya tulis ini” perintahku yang sontak membuatnya syok.
“Mwo? Mana aku tau bidangmu sunbae~ya?” tanyanya lagi.
“Aku akan mengajarimu. Tidak ada nego lagi. Aku akan menunggumu ditempat parkir sepulang kuliah. Awas kalo kau sampai tidak datang. Kugorok lehermu. Arra?” bentakku. Gadis itu masih terdiam ditempatnya sambil memegangi lehernya.
“Bagaimana aku mempunyai sunbae semengerikan dia. Sial!” Dumelnya dibelakangku.
Siang sepulang kuliah, aku menunggunya didepan mobilku. Melipat tanganku didepan dada. Pandanganku lurus menuju seorang gadis yang tengah berlari kearahku.
“Mianhae sunbae~a. Aku terlambat. Hh..Hh” deru nafasnya tidak teratur.
“Kau terlambat 15 menit, kau tau? Itu bahkan sudah bisa digunakan untuk menyelesaikan karya tulisku paling tidak satu lembar” omelku.
“Kau cerewet sekali. Dimana kita akan membuat karya tulismu itu?” Tanya Yun Ju.
“Dirumahku” kataku sambil melempar kunci mobil padanya. “Kau yang menyetir, aku sedang malas” aku masuk kedalam mobilku, duduk dalam kursi penumpang.
“Ya! Kau itu menyusahkan sekali” omelnya lagi.
***
Sudah satu minggu gadis ini berada dirumahku setiap sore. Mengerjakan apa yang ku minta.
“Kyuhyun~a. kapan aku selesai mengerjakan ini? Kenapa karya tulis ini tidak selesai-selesai?” keluhnya.
“Itu salahmu sendiri. Kenapa kau mempunyai otak yang sangat lamban”
“Ya! setiap aku menyelesaikannya, ada saja yang kau bilang salah, tidak sempurna, kalimatnya tidak cocok. Sebenarnya apa yang kau inginkan?” tanyanya kesal sambil mengerucutkan bibirnya. “Kau itu menyebalkan sekali”
“Tutup mulutmu! Kau terlalu berisik. Dasar bodoh” umpatku padanya.
“Ya! Kau selalu saja mengataiku seperti itu. Kau sendiri? Pria brengsek tidak bermoral dan tidak berperasaan. Aish, benar-benar gadis yang malang yang akan menjadi istrimu nanti”
“Setidaknya aku masih mempunyai ketampanan dan aku tidak terlalu miskin, Arra?” ledekku
“Ck Ck, tingkat kenarsisanmu tinggi juga, Tuan Cho”
“Ya! Yun Ju~a. sudah malam jam 6…” kata Kyuhyun membuat Yun Ju berbinar.
“Jadi, aku boleh pulang?” Tanya Yun Ju
“Siapa yang menyuruhmu pulang?”Kyuhyun bingung. “Memasaklah” perintah Kyuhyun.
“Mwo? Memasak untukmu lagi? Kau pikir aku pembantumu?”
“Apa kau tidak lapar?”
“Ani”jawab Yun Ju yakin
“Baiklah, kita tahan siapa yang paling kuat menahan lapar” tantang Kyu
“Arrasoo”
***
Selama hampir satu bulan aku mengerjainya dirumahku. Selalu membuatnya repot. Melihat wajahnya yang kebingungan itu lucu sekali. Tapi dalam pembicaraan kami tak pernah serius, ujungnya selalu pada pertengkaran. Mengadu mulut, mempertahankan ego masing-masing. Mempertahankan kegengsian masing-masing. Di kampus pun kami tak jarang berdebat dengan saling berteriak seperti orang gila.
Saat aku berjalan bersama So Yeon, aku melihat gadis itu sedang duduk sendiri dibawah pohon sakura dihalaman kampus. Aku memanggilnya.
“Hei, Gadis Ceroboh” panggilku. Dia menoleh kearah ku dengan cibiran dibibirnya.
“Hei, Tuan Cho. Tolong jangan mengacaukan moodku hari ini. Arra?”
“Kyu~a. Kau mengenalnya?” Tanya So Yeon.
“Ne, dia menabrakku tempo hari”
“Unnie, kau pacar Kyu sunbae?” Tanya Yun Ju
“Ani.. Hei. Kau itu bodoh sekali, aku sudah melarangmu memanggilku sunbae. Dasar”
“Jinja anieo?”
“Ne” Jawab So Yeon sok manis.
“Hei, Yun~a. aku mencarimu setengah mati berkeliling kampus. Ternyata kau disini. Melelahkan sekali” seorang pria menghampiri Yun Ju.
-Mwo? Yun~a?? Menjijikkan- batinku
“Nugu?” Tanya pria itu menunjukku dan So Yeon.
“Hmm, dia Kyuhyun dan So Yeon Unni” Yun Ju mengenalkan kami pada pria itu.
“Ah, Lee Hyuk Jae imnida”
6 bulan kemudian..
Aku merayakan sebuah pesta di World Hotel. Pesta ulangtahun sekaligus pesta untuk merayakan seorang pewaris tunggal Cho`s Grup yang kini telah memegang kendali penuh atas perusahaan keluarga ku.
Ada sebuah kejadian special yang tak pernah dilupakan bahkan oleh semua orang yang hadir didalamnya. Aku mengatakan perasaanku kepada gadis itu didepan umum dan menjadikannya tunanganku. Terlebih lagi aku menciumnya didepan umum.
Flashback END
***
Itu cerita yang mengingatkanku tentang Lee Hyuk Jae yang selama ini meneror Yun Ju habis-habisan. Karena aku merebut Yun Ju dari pria itu. Begitu juga dengan So Yeon, dia mengerjai Yun Ju habis-habisan karena berpikir aku lebih memilih Yun Ju dari pada dirinya. Bahkan, selama ini So Yeon tak pernah membuatku menatapnya walau seujung jaripun.
***
AUTHOR POV
Lee Hyuk Jae`s Apartemen
Tok.. tok..tok..
“Annyeong, benarkah kau Lee HyukJae?” Tanya siwon dengan pandangan menyelidik. Pria didepannya tertunduk kemudian mengangkat wajahnya menatap Siwon sengit.
“Apa yang membuatmu datang kemari Choi Siwon?” Tanya Hyukjae
“Apa motifmu meneror Oh Yun Ju?” Tanya Siwon to the point
“Aahh, Cho Kyuhyun hebat juga, bisa melacakku sejauh ini”
“Jadi bisakah kau menghentikannya?” Pinta Siwon
“Hmm, Maaf aku tidak bisa menuruti apa yang sepupumu inginkan” sergah Hyukjae
“Lalu apa yang akan kau lakukan?”
“Haruskah aku memberitahukannya padamu?” Hyukjae Tanya balik. “Ck, itu mustahil Siwon~a”
“Kyu akan memberikan apapun yang kau inginkan jika kau bersedia berhenti meneror Yunju, atau bahkan pergi dari Korea” tawar Siwon
“Aku hanya menginginkan Yunju, apa dia akan memberikannya padaku?” Tanya Hyukjae. “Jika aku meminta seluruh kekayaan hartanya. Apa dia akan memberikan semua itu padaku? Aku bahkan tak pernah tertarik sedikitpun dengan harta Cho Kyuhyun kecuali Oh Yun ju tentunya. Jadi kurasa kau sia-sia saja datang kemari. Jika sudah tidak ada yang ingin kau bicarakan. Pergilah” usir Hyukjae.
“Berhentilah bersikap keras kepala Lee Hyukjae. Jangan menghabiskan kesabaranku untuk bernego denganmu. Atau akan memberi sedikit bonus untukmu” Siwon geram
“Lakukan saja sesukamu Choi Siwon~a”
Sedetik kemudian tangan kekar Siwon meninju wajah manis didepannya. Pria itu menunduk kesakitan, memundurkan tubuhnya dan mengusap darah yang keluar diujung bibirnya. Pria itu menyeringai kearah Siwon. Menantang pria itu berbuat lebih. Siwon berjalan maju kearah Hyukjae. Meninju perut pria itu berkali-kali. Hyukjae terpental kebelakang. Siwon menarik tubuh Hyukjae menghadapnya dan meninju pipinya hingga pria itu terjungkal dilantai. Ditariknya kerah baju Hyukjae dan menendang perut pria itu dengan lututnya. Hyukjae sama sekali tak membalas perbuatan Siwon.
“Sudah puas kau menghajarku?” seringai Hyukjae
“Sama sekali tidak puas. Aku hanya memberimu kesempatan hidup untuk merubah jalan pikiranmu yang bodoh itu. Pikirkan baik-baik” kata pria itu kemudian meninggalkan Hyukjae yang masih tersungkur dilantai. Siwon berjalan menuju mobil yang ia tumpangi bersama sepupu, yang sedari tadi menunggu hasil kerjanya.
“Otteohkae?” Tanya Kyuhyun
“Aku sudah memberikan nego padanya. Tapi pria itu terlalu keras kepala. Terpaksa aku harus memberinya pelajaran. Sebaiknya kau lebih berhati-hati padanya” terang Siwon.
“Gumawo Hyung~a”
***
Kyuhyun memarkirkan mobilnya serampangan didepan kampus. Berhambur lari ke ruangan tempat gadis itu berada. Mengamatinya sejenak. Tapi Kyuhyun tak menemukan apa yang ia cari disana. Pria itu kembali berlari, mencari gadisnya disetiap pojok kampus yang sering didatangi gadis itu, tapi tak kunjung menemukannya.
“Chogiyo, Kau lihat Oh Yunju?” Tanya Kyuhyun pada seorang teman Yunju.
“Hmm, aku melihatnya. Dia diperpustakaan bersama seorang yeoja..”
“Yeoja? Nugu?”
“Molla, tapi kudengar Yunju memanggilnya Onnie”
“Onnie?” Kyu terkejut. “Ah, gumawo” kata Kyuhyun sambil berhambur meninggalkan orang itu.
-TBC-
Sudah dulu yaa~~ #lambai-lambai tangan..
Ah, gimana-gimana? Belum ada NC-nya?
Oh~ tentuu, aku masih menyembunyikannya. Ini masih penjelasnya..
Kalo ada yang pengen dibikinin FFNC, biar namanya bisa unjuk gigi di disini, follow my twitter account @kwonqueenn
Arra?
NCsplode kuharap jangan marah atau kecewa sama aku yaa~
Juga jangan bosen sama FF aku~
GUMAWO~ see u at next part #ciumDongHae
Posted on February 11, 2012, in Chapter, Yadong NC 17 and tagged Chapter, Eunhyuk, Jessica, Kyuhyun, NC 17, Siwon, SNSD, Super Junior, Yadong. Bookmark the permalink. 19 Comments.






fuih,, lagi lagi eunhyuk yg d tinggalkan wanita . .haha
bgus chingu, lanjtan.a jngn lama* yo !
aaaaa cepetan lanjutin thooor
seru!! XDD
lnjut thor jgn lma
Nice!! Lanjuuutt gapake lama yahh (˘⌣˘)♉
Ff nya deabek thor
Ditunggu lanjutan nya
Dan aq mengerti crta nya sekarang
uwooo keren keren penasaran penasaran…
Lanjut thor~
aku suka, lebih dominan ke ff bukan nc nya. Daebak thor ^^
Ditunggu kelanjutannya …
Tapi agak ga ngerti hyukjae itu siapanya junyu …
Tolong dijelasin lebih rinci …
bakal seru nih hahaha
lanjutannya ditunggu pake banget!! Hahaha
aku harap yunju baik-baik saja …..
lanjut thor !!!!
Penasaran, Thor..
Kapan lanjutannya?
Ga terlalu banyak deskripsi eunhyuk tapi udah langsung kena feel dy jahat n psycho..
Keren…
Itu jessica kadang ditulis sooyeon kadang soyeon, beda pelafalan,tuh
next part thor !
AUTHOOOORRR, TBC D SAAT YG GA TEPATTT >,<
DAEBAK,Hoho
ppaliyo lanjtanx
lagu seru padahal,,,tapi ngak pa2…..
yunju y sama siapa dia??? so yeon??? hyuk bakal ngelakuin apa ya dia????
Lanjut…
whoaaa~ seru nih >.<
*ngacir ke part 2
mnrt aq ff ni keren..
next part d’tnggu yaw.. ^.^
Keren(y)
bagus ceritanya………
kyuhyun disini walo evil tapi perhatian hehehehehehe